KepriMobile.com
No Result
View All Result
Tuesday, October 6, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Ratusan nelayan bintan belum berani melaut lagi

by keprimobile
January 27, 2017
in News
0
Ratusan nelayan bintan belum berani melaut lagi
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM (KMC), Bintan – Ratusan nelayan tradisional di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, belum berani melaut lantaran cuaca buruk masih pada musim angin utara.

Ratusan perahu berbentuk persegi panjang yang digunakan nelayan untuk menjaring ikan dan cumi-cumi ditambatkan di bibir pantai di Kecamatan Telok Sebong dan Malang Rapat, Bintan, Kamis.

“Saya sudah dua bulan tidak melaut. Cuaca sangat buruk. Jadi, saya dan teman-teman bekerja di darat,” kata Jumardi, nelayan trandisional, di Bintan.

Dia memperkirakan pada Februari 2017 akan dapat melaut. Biasanya, kata dia cuaca mulai membaik setelah musim angin utara.

“Sekarang gelombang laut kadang tinggi, tetapi hujan lebat disertai petir saat gelombang tidak tinggi. Ini yang membuat saya dan teman-teman takut melaut,” ucapnya.

Jumardi memilih bekerja membuat kelong baru saat musim angin utara. Kelong itu tidak hanya untuk menangkap ikan dan cumi, melainkan dapat disewa oleh wisatawan yang suka memancing di tengah laut.

Usaha itu menguntungkan baginya, meski hanya beberapa nelayan saja yang menggelutinya. Satu wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp200.000, dan diberi umpan gratis saat memancing.

“Saya siapkan tempat tidur dan makanan untuk penyewa kelong saya. Ini sudah saya lakukan sekitar setahun,” katanya.

Nelayan tradisional di Bintan lainnya, Abdul mengatakan melaut pada musim angin utara sama saja bunuh diri. Selain membahayakan keselamatan nelayan, angin kencang dan gelombang yang tinggi juga dapat merusak kelong yang terbuat dari papan dan kayu.

“Terlalu berbahaya kalau melaut sekarang,” ucapnya.

Harga ikan yang dijual pedagang di pasar pun naik saat nelayan tidak melaut. Bahkan pedagang jarang menjual cumi-cumi.(ANTARAKEPRI.COM)

Previous Post

Batam Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Next Post

Hang Nadim tidak Perpanjang 22 Gerai

Next Post
Hang Nadim tidak Perpanjang 22 Gerai

Hang Nadim tidak Perpanjang 22 Gerai

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

October 5, 2026
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

October 4, 2026
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.