Saya Kira Kami Sekeluarga Bakal Mati

Saya Kira Kami Sekeluarga Bakal Mati

KEPRIMOBILE.COM (KMC) , KUBU RAYA – Nasrun (55), Ketua RT 06 Dusun Rasau Utama, berserta istrinya, Nurhayati (45) yang disekap dan ditodong sajam oleh kawanan rampok di kamar rumahnya, Gang Haji Thalib, Jalan Paku Alam, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, dini hari tadi, masih terlihat syok.

Oon, sapaan Nasrun, mengira ia dan sekeluarga akan tewas dibunuh kawanan rampok. “Kami pikir kami semua mati. Alhamdulillah kami masih diberi selamat. Ya Allah, pusing kepala memikirkan uang puluhan juta milik warga ini,” ucapnya.

Lanjut Oon bercerita, setelah memastikan kawanan rampok itu meninggalkan rumah, ia bersama istrinya langsung keluar kamar. Mereka mengecek kondisi kedua anaknya. “Saya langsung bangunkan Ifan (anak lelaki) yang tidur ruang tengah, lama dia baru bisa sadar. Saya kira dia sudah dibunuh. Kemudian saya ke lantai atas, cek anak perempuan saya. Takut sudah diapa-apakan, karena saat kejadian mereka tanya-tanya anak kami,” katanya.

Setelah itu Oon baru mengecek semua barang-barangnya yang berantakan. “Tapi macam televisi tidak diambilnya, sampai pagi itu masih menyala. Ini artinya perampok memang mengincar uang dan perhiasan. Mereka semacam tahu kondisi di rumah ini,” paparnya.

Dalam perampokan yang masih ditangani kepolisian ini, Oon merugi uang sekitar Rp40 juta dan perhiasan emas seberat 50 gram serta sepeda motor dan dua ponselnya. Tak ada korban luka dalam kejadian ini. Hanya saja Oon mengalami memar pascapemukulan menggunakan bagian belakang golok itu.

Hari beranjak siang. Kondisi bekas pukulan di pundaknya pun mulai membaik. Saat itulah Nasrun membuat laporan ke Polsek Rasau Jaya. “Setelah saya buat laporan, ramai polisi ke sini. Mereka sudah olah TKP, ambil bekas sidik jari pelaku. Tadi katanya ada polisi dari Polresta juga,” terangnya.

Oon berharap, kasus ini segera diungkap. Pasalnya, uang yang diembat rampok itu adalah uang milik warga yang dititipkan kepadanya. Pun, ia tak menyangka kejadian ini bisa terjadi di rumahnya. Lantaran permukiman rumahnya yang sederhana ini sangat padat dan dikenal aman kondusif.(GORIAU.COM)

468x60

No Responses

Leave a Reply