Inpex Jual Semua Saham di Natuna. Akan Hengkang dari Indonesia?

Inpex Jual Semua Saham di Natuna. Akan Hengkang dari Indonesia?

KEPRIMOBILE.COM (KMC) , JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Inpex Corporation. perusahaan asal Jepang tersebut mengumumkan penjualan seluruh sahamnya di INPEX NATUNA Ltd kepada PT Medco Daya Sentosa (Medco) yang merupakan anak usaha dari PT Medco Energi Internasional Tbk.

Inpex Natuna Ltd tercatat sebagai pemegang sebesar 35% hak partisipasi (participating interest/PI) di blok B Natuna Selatan. Dengan aksi korporasi tersebut, Medco pun akan menjadi pemegang PI dari blok B Natuna Selatan.

Dalam rilisnya, Inpex menulis nilai akusisi (transfer price) saham tersebut mencapai US$ 167 juta. Ditargetkan seluruh proses akusisi saham Inpex Natuna Ltd oleh Medco bisa selesai pada akhir Mei 2017 setelah seluruh kondisi dan kesepakatan disetujui kedua pihak.

Biarpun telah melepas kepemilikan sahamnya di blok B Natuna, Inpex masih menyatakan komitmennya berinvestasi di Indonesia. Senior Manager Communication and Relation Inpex, Usman Slamet bilang Inpex masih akan melanjutkan kerjasama dengan pemerintah Indonesia. “Kami sudah 50 tahun di Indonesia dan kami akan terus lanjutkan kerjasama dengan pemerintah Indonesia,” kata Usman ke KONTAN.

Inpex sejatinya telah memiliki hak partisipasi sejak tahun 1977. Inpex mulai memproduksi minyak mentah pada 1979 dan gas bumi pada 2001 di blok tersebut.

Selanjutnya Inpex terus melakukan pengembangan dan aktifitas produksi minyak mentah, gas bumi hingga liquid petroleum gas (LPG) di sejumlah lapangan blok tersebut yang berkontribusi terhadap keberlangsungan aktifitas E&P Inpex.

Setelah hampir 40 tahun sejak dimulainya produksi minyak mentah pertama kali, kontribusi dari Inpex Natuna,Ltd dalam hal pendapatan dan arus kas diekspektasi menjadi relatif terbatas. Untuk itu dalam upaya mengoptimalkan portofolio aset  secara global, Inpex memutuskan untuk menjual seluruh sahamnya di Inpex Natuna, Ltd.

Inpex pun saat ini tercatat sebagai operator di proyek LNG Abadi blok Masela sejak 1998 dan operator di blok Babar Selaru sejak November 2011. Inpex juga memiliki hak partisipasi di blok Berau dan Sebuku Barat.(TRIBUNBATAM.COM)

468x60

No Responses

Leave a Reply