KepriMobile.com
No Result
View All Result
Saturday, October 3, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Kenapa Bayi Habis Menyusu Perlu Disendawakan?

by keprimobile
May 10, 2017
in News
0
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM (KMC) – Pada saat bayi menyusu yang masuk ke mulutnya tidak hanya susu, kadang juga ada udara yang masuk sampai ke lambungnya.

Pada usia bayi yang baru lahir mekanisme proses menahan makanan atau minuman pada pencernaannya belum sempurna dan masih butuh penyesuaian.

Bila posisi bayi saat menyusu tidak benar, udara bisa ikut tertelan sampai ke saluran pencernaannya.

Gas di Perut Dikeluarkan

Mengapa bayi disarankan disendawakan? Dokter  Pulung Silalahi SpA., Spesialis Anak di RSIA Budhi Jaya, Tebet – Jakarta Selatan menjelaskan, “Kadang-kadang saat bayi menyusu atau minum posisinya saat menyusu tidak tepat, terutama posisi mulut masuk ke puting, sehingga ada volume udara yang ikut tertelan bersama susu. Udara yang tertelan itu terus masuk ke lambung, sehingga banyak gas dan menyebabkan kembung pada perut bayi. Bila terjadi demikian, bayi perlu disendawakan agar perutnya tidak begah. Gas yang di lambung perlu dikeluarkan. Kalau dia begah, nanti bisa rewel karena merasa tidak nyaman.  Inilah yang disebut kolik. Lalu, kalau tidak disendawakan, selanjutnya ia akan malas atau menolak disusui lagi karena merasa perutnya masih penuh disebabkan masih ada gas di lambungnya. “Sebaiknya disendawakan agar pada saat menyusu berikutnya ia tidak terganggu.”

Mencegah Gumoh

Bisa dipastikan, setelah bersendawa, bayi tidak lagi gelisah karena lambungnya tidak tegang (gas sudah keluar). Mama juga senang karena acara minum menyusu berikutnya bayi terlihat nyaman dan sumringah. Tapi  perlu diingat, gas yang keluar lewat sendawa adalah gas yang ada di lambung. Bila gas sudah sampai usus akan keluar lewat kentut atau flatus (buang angin). “Gas yang sudah sampai usus akan susah dikeluarkan dengan cara sendawa. Enaknya, kalau sudah di usus juga jarang membuat anak rewel karena perutnya tidak begah. Biasanya bayi akan kentut dengan sendirinya karena metabolisme tubuh bayi yang normal juga sudah berjalan dengan baik.”

Selain mencegah udara berkumpul di lambung, sendawa juga dapat mencegah bayi agar tidak gumoh.  Gumoh adalah ASI/cairan yang keluar dari mulut bayi karena ada tekanan di lambung. Ini  karena posisi lambung bayi belum sempurna atau masih datar. Sehingga bila kekenyangan sedikit, gumoh bisa keluar. Tapi dengan disendawakan, tekanan bisa dikurangi sehingga ASI yang masuk tidak keluar lagi (gumoh).

Pulung menganjurkan, jika bayi sudah terlanjur gumoh, jangan langsung disusui, Ibu bisa tenangkan dulu lambung si kecil. Biarkan dulu sekitar setengah jam, baru disusui kembali. Pada bayi biasanya pengosongan lambung sekitar 2-3 jam.  Jika ia masih kenyang lalu langsung disusui, bisa keluar gumoh lagi.(TRIBUNBATAM.COM)

Previous Post

Aparat Perancis Bongkar Kamp

Next Post

Aroma Tanaman Ini Tingkatkan Memori Anak

Next Post

Aroma Tanaman Ini Tingkatkan Memori Anak

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.