Siapa yang tidak tahu buah labu. Di Riau, buah ini sangat mudah ditemukan dipasaran. Ternyata buah ini adalah salah satu dengan serat dan juga vitamin A yang tinggi dan bagus untuk si mungi buah hati.
Jenis buah yang biasa dibuat sayur itu memiliki kandungan karotenoid, dan sangat mudah dicerna tubuh. Karotenoid itu selanjutnya akan menjadi vitamin A dalam tubuh, seperti dikutip dari Detikfood. Labu mengandung energi yang rendah, akan tetapi sangat kaya serat dan teksturnya lembut. Sangat baik untuk dikonsumsi oleh balita diusia di atas 6 tahun.
Ini Manfaat Buah Labu untuk si Kecil
Kesehatan mata
Labu kuning kaya akan vitamin A. Jenis vitamin itu akan mempertahankan kesehatan mata buah hati secara optimal. Mengonsumsi labu dapat meningkatkan pandangan si kecil di malam hari. Labu juga kaya karotenoid dengan warna orange terang. Betakaroten dalam tubuh juga akan diubah menjadi vitamin A.
Melancarkan Pencernaan
Labu kuning menyimpan serat bagus untuk kebaikan cara pencernaan. Kandungan serat dari 100 gram buah itu menyimpan sekitar 2,7 gram. Rutin saja mengonsumsi labu kuning, si anak kemungkinan besar akan terhindar dari konstipasi.
Memberi energi lebih
Dalam 100 gram labu mengandung energi sebanyak 51 Kkal dan kalsium sebesar 40 miligram serta kalium sebesar 220 miligram. Jenis zat dan vitamin itu ada dalam labu kuning. Dan mampu berperan sebagai kesembangan elektrolit tubuh serta meningkatkan fungsi otot.
Menjaga kekebalan tubuh
Vitamin C dalam labu kuning membantu tubuh anak untuk lindungi dari sakit flu. Kandungan vitamin itu dari 100 gram labu kuning menyimpoan sebanyak lebih kurang 2 mg. Lebih baik memberikan labu kuning berbentuk kukusan, campuran cake yang lezat atau lihat resep olahan labu kuning ala sang bunda.***
Related Posts

Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern



No Responses