KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Indonesia Menjadi Tuan Rumah Di Ajang WGAFFC

by keprimobile
December 28, 2018
in Nasional
0
Indonesia Menjadi Tuan Rumah Di Ajang WGAFFC
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM – Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Australia pada Kelompok Kerja Pertanian, Pangan dan Kehutanan, atau Working Group on Agriculture, Food and Forestry Cooperation (WGAFFC) ke-22 di tahun 2019. Agenda tersebut akan menjadi ajang penguatan kerjasama bidang pertanian antara ke dua negara termasuk mendorong kapasitas ekspor komoditas unggulan Indonesia ke negeri kangguru tersebut.

“Persiapan telah dilakukan dan pelaksanaannya akan digelar pada bulan Juni atau Juli tahun depan,” kata Banun Harpini, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) selaku co-chair Indonesia untuk WGAFFC melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (27/12).

Menurut Banun, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Australia pada hari Rabu (19/12) di Jakarta dan disepakati agenda pembahasan WGAFFC ke-22 untuk sektor pertanian dan kehutanan. Hadir mewakili pemerintah Australia pada pertemuan kali ini adalah First Assistant Secretary, Trade Market Access, Department of Agriculture and Water Resources Australia, Louis van Meurs, First Assistant Secretary.

Pada pertemuan sebelumnya yang diadakan pada bulan Februari 2018 di Meulbourne, Indonesia telah berhasil mencapai kesepakatan diantaranya disetujuinya metode iradiasi untuk ekspor komoditas mangga dan buah naga, juga ekspor produk olahan ayam yang harus sesuai dengan persyaratan biosecurity Australia.

“Persetujuan ini menjadi penting bagi ekspor buah mangga dan buah naga Indonesia karena dapat lebih bertahan lama. Sementara di pihak Australia dicapai kesepakatan berupa importasi benih kentang yang harus sesuai dengan ketentuan perkarantinaan di Indonesia,” jelas Banun.

Khusus eksportasi mangga asal Indonesia, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati, Barantan Dr. Antarjo Dikin juga meminta Australia untuk segera mengirimkan ahli iradiasi dari IAEA Austria. Hal ini guna ditindaklanjuti kedepan kerjasama dengan BATAN dalam penyempurnaan prosedur standard radiasi buah mangga.

Antarjo yang mendampingi Banun dalam pertemuan kali ini juga menekankan beberapa hal teknis perkarantinaan yakni meminta Australia agar memberikan kesetaraan perlakuan atau equivalency treatment terhadap buah manggis yang akan masuk pasar Australia berupa penyemprotan udara bertekanan atau air brush presure pengganti fumigasi dengan gas Methyl Bromida. Juga meminta pihak Australia untuk segera buka pasar ekspor buah naga karena telah memenuhi persyaratan masa dengar pendapat publik, atau public hearing consultation telah berakhir.

Dari data Kementerian Pertanian, tercatat nilai ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Australia senilai 126,53 juta USD atau sebesar 1,77 T rupiah. Dengan komoditas unggulan diantaranya adalah kedelai, kakao, kopi, karet dan nanas. “Kerjasama Indonesia-Australia khususnya dibidang pertanian telah berlangsung lebih dari 20 tahun dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Untuk itu kerjasama bilateral ini harus terus diperkuat,” tambah Banun.

Selain pembahasan mengenai perdagangan komoditas pertanian, juga dibahas agenda terkait kehutanan dan peningkatan kapasitas, capacity building bagi petugas karantina khususnya dalam hal keamanan pangan atau biosekuriti. Pembahasan isu-isu tersebut nantinya akan dibagi kedalam kelompok kerja atau taskforce masing-masing adalah Taskforce Crops and Plant Product, Taskforce on Livestock and Animal Products dan Taskforce on Forestry.

Selain membawa agenda negosiasi khusus bagi produk pertanian yang bakal menembus pasar Australia, Banun juga berencana fokus pada penguatan sistem sertifikasi perkarantinaan.

“Akses pasar untuk produk buah tropis seperti manggis, pisang dan buah lainnya akan menjadi fokus agenda dari kami. Juga kerjasama terkait Animal Health Certificate dan penguatan e-cert Indonesia-Australia yang telah berjalan,” tandas Banun. (tribun news)

Editor: Content Writer

Previous Post

Berbagai Macam Kuliner Yang Jadi Hits

Next Post

Politeknik PU Di Semarang Jawa Tengah Dibuka Pada Tahun 2019

Next Post
Politeknik PU Di Semarang Jawa Tengah Dibuka Pada Tahun 2019

Politeknik PU Di Semarang Jawa Tengah Dibuka Pada Tahun 2019

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.