KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Cara Agar Masker KN95 dan N95 Bisa Dipakai Lebih Lama

by keprimobile
January 10, 2022
in Lifestyle
0
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Masker kain memang lebih hemat karena dapat digunakan berulang kali. Akan tetapi, para ahli menilai masker kain tak memberikan perlindungan yang cukup di tengah kemunculan varian Omicron yang lebih mudah menular.

Saat ini, penggunaan masker KN95 dan N95 lebih direkomendasikan. Kedua masker ini ditujukan untuk penggunaan sekali pakai sehingga akan membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan masker kain.

Akan tetapi, ada cara yang dapat dilakukan untuk memperpanjang masa penggunaan masker KN95 dan N95. Cara ini dikenal dengan sebutan metode kantong kertas atau paper bag method.

Metode kantong kertas ini sebenarnya merupakan cara sederhana untuk menyimpan masker dengan baik sampai penggunaan berikutnya. Untuk melakukan metode kantong kertas, hal pertama yang perlu dilakukan adalah melepaskan masker yang sedang digunakan dengan benar, yaitu dengan memegang area tali masker.

Pastikan masker yang sudah dilepas tidak menyentuh wajah atau permukaan objek lain. Langkah selanjutnya adalah memasukkan masker ke dalam kantong kertas. Setelah itu, lipat-lipat bagian atas kantong kertas untuk menutup dan menyegel kantong. Biarkan masker berada di dalam kantong kertas yang tertutup selama minimal 24 jam.

Metode ini dinilai dapat membantu masker mengering dan mencegahnya dari kontaminasi. Bila masker sudah terkontaminasi dengan virus, virus tersebut dinilai akan mati pada saat masker didiamkan di dalam kantong kertas.

Tentu tak ada garansi bila masker akan tersanitasi sepenuhnya pada saat penggunaan kedua. Terlebih, penelitian menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 bisa hidup di permukaan objek selama 72 jam atau tiga hari. Meski begitu, metode kantong kertas ini dinilai dapat menurunkan banyak risiko.

“Bukan karena kantongnya melakukan trik ajaib, tetapi lebih kepada proses menjauhkan masker dari dekontaminasi orang lain atau permukaan, dan juga menjaga kondisinya kering agar virus tidak menyebar atau menetap di masker,” jelas Chief Medical Officer dari VeryWell Health Dr Jessica Shepherd, seperti dilansir Woman’s World, Senin (10/1/2022).

Metode kantong kertas ini ternyata bukan sesuatu yang baru. Di masa-masa awal pandemi, sebagian tenaga kesehatan profesional juga melakukan metode ini karena keterbatasan pasokan masker N95

Untuk saat ini, para ahli tidak merekomendasikan tenaga kesehatan profesional untuk menggunakan masker N95 yang sama lebih dari sekali. Akan tetapi, ahli menilai masyarakat umum dapat menggunakan masker KN95 atau N95 beberapa kali menggunakan metode kantong kertas ini.

Tidak ada patokan pasti mengenai berapa kali masker KN95 dan N95 bisa digunakan berulang oleh masyarakat umum menggunakan metode kantong kertas. Akan tetapi, jangan gunakan kembali masker KN95 atau N95 bila kondisinya kotor, basah, atau berbau. Masker-masker ini juga sebaiknya tak digunakan ulang bila bagian tali atau loop tampak longgar.

Previous Post

Terjadi 50 Gempa Susulan Pasca-Dua Gempa M5,2 dan M5,5 di Halmahera Utara

Next Post

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Terkena Gejala Omicron

Next Post

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Terkena Gejala Omicron

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.