KepriMobile.com
No Result
View All Result
Saturday, October 3, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Nilai Tukar Rupiah Gagal Bangkit di Tengah Melemahnya Dolar AS

by keprimobile
March 10, 2025
in Finance
0
Nilai Tukar Rupiah Gagal Bangkit di Tengah Melemahnya Dolar AS
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar rupiah masih lemah pada awal pergadangan pekan ini, Senin, 10 Maret 2025. Padahal, tren pelemahan dolar Amerika Serikat (US$) masih berlanjut.

Rupiah terseret sentimen negatif dari kawasan Asia, khususnya setelah data deflasi Tiongkok meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global. Di tengah ketegangan perdagangan antara negara-negara besar, rupiah ikut tertekan bersama mata uang emerging market lainnya.

Menurut data Bloomberg, rupiah dibuka melemah tipis 0,06% ke level Rp16.305 per dolar AS. Rupiah mengalami pelemahan bersama mayoritas mata uang Asia lainnya.

Baht Thailand memimpin pelemahan dengan turun 0,28%, diikuti oleh peso Filipina yang melemah 0,25%, dolar Taiwan 0,13%, ringgit Malaysia 0,12%, serta yuan offshore 0,11%. Sementara itu, yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat pagi ini, naik sebesar 0,44%.

Di sisi lain, indeks dolar AS terus melemah dan berada di kisaran 103,7 setelah mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 2022, dengan penurunan sebesar 3,51% pekan lalu. Namun, pelemahan dolar AS tidak cukup untuk mendorong penguatan rupiah, yang masih terbebani oleh tekanan eksternal dan ketidakpastian ekonomi global.

Di pasar domestik, pelemahan rupiah beriringan dengan pergerakan negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG dibuka turun 0,26% dan terus melemah hingga ke level 6.596, mencatatkan penurunan 0,59% dibanding posisi pekan lalu.

Sementara itu, pasar surat utang mencatat pergerakan variatif. Yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 2 tahun turun 3,6 basis poin ke level 6,528%, sedangkan tenor 5 tahun naik 1 basis poin ke 6,678% dan tenor 10 tahun naik tipis 0,7 basis poin ke 6,875%.

Secara teknikal, rupiah memiliki level support psikologis di Rp16.310 per dolar AS, dengan potensi pelemahan lebih lanjut ke Rp16.350 per dolar AS. Jika dalam pekan ini rupiah mampu bertahan di atas Rp16.200 per dolar AS, ada peluang penguatan ke Rp16.100 per dolar AS. Namun, jika tekanan jual berlanjut hingga menembus Rp16.350 per dolar AS, rupiah berisiko terus melemah menuju level support berikutnya di Rp16.400 per dolar AS.

Sebagaimana diketahui, perang dagang antara AS dan Tiongkok kembali memanas setelah Negeri Tirai Bambu memberlakukan tarif balasan sebesar 15% terhadap komoditas pertanian AS mulai hari ini.

Sementara itu, tenggat waktu kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap Uni Eropa, yang mencakup bea masuk 25% untuk baja dan aluminium, akan berakhir pekan ini. Uni Eropa pun diperkirakan akan memberikan respons resmi dalam waktu dekat.***

Previous Post

BTN Perkuat Employee Wellbeing, Edukasi Karyawan tentang Investasi dan Proteksi

Next Post

Real Madrid Menang 2-1 atas Rayo Vallecano, Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen

Next Post
Real Madrid Menang 2-1 atas Rayo Vallecano, Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen

Real Madrid Menang 2-1 atas Rayo Vallecano, Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.