KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Potensi Besar Jelantah Indonesia dan Tantangan Menuju Energi Terbarukan

by keprimobile
April 19, 2025
in Insight
0
Potensi Besar Jelantah Indonesia dan Tantangan Menuju Energi Terbarukan
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Minyak jelantah atau minyak goreng bekas atau minyak jelantah — selama ini kerap dianggap limbah tak bernilai. Namun, siapa sangka, Indonesia justru memiliki potensi jelantah terbaik di dunia yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku energi terbarukan, seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengumpul Jelantah untuk Energi Baru Terbarukan Indonesia (APJETI), Matias Tumanggor, dalam Workshop Rantai Pasok Minyak Jelantah Berkelanjutan untuk SAF yang digelar di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Rabu, 16 April 2025, seperti dilansir dari laman resmi BRIN.

Menurut Matias, kualitas jelantah Indonesia menempati peringkat pertama dunia berkat bahan bakunya yang sebagian besar berasal dari minyak nabati, yang digunakan oleh sektor hotel, restoran, dan kafe di dalam negeri. “Karena mengikuti asas halal, 95% bahan yang digunakan berasal dari minyak nabati. Ini juga yang diakui oleh mitra luar negeri,” ujarnya.

Sayangnya, meskipun potensinya sangat besar, pemanfaatan jelantah di dalam negeri masih minim. Sebagian besar jelantah hanya dimanfaatkan untuk produk lokal seperti lilin dan sabun. Padahal bahan ini bisa menjadi komoditas strategis untuk bahan bakar ramah lingkungan. APJETI sendiri telah menginisiasi pengumpulan jelantah sejak 2010. Semakin hari, produksi maupun kesadaran masyarakat terus meningkat.

Matias menyoroti absennya regulasi nasional yang mengatur secara khusus tentang tata kelola minyak jelantah. Ini menyebabkan kegiatan pengumpulan masih dianggap ilegal atau menyalahgunakan bahan limbah. Padahal pengelolaan yang baik berpotensi menyelamatkan lingkungan sekaligus menjadi sumber energi bersih.

“Kami ingin dilibatkan dalam penyusunan regulasi karena ini menyangkut kesehatan, lingkungan, dan masa depan energi,” katanya.

Matias menjelaskan bahwa pengumpulan jelantah dilakukan dari berbagai sektor, mulai dari rumah tangga (melalui bank sampah atau sistem door-to-door), usaha makanan-minuman seperti hotel dan restoran, hingga UMKM, kantin, pedagang kaki lima, serta industri pertambangan. Bahkan, mereka juga menangani limbah penggorengan dari gorengan hingga kerupuk kadaluarsa.

Namun begitu, tantangan yang dihadapi tidak sedikit. Mulai dari tidak adanya kepastian pemanfaatan dalam negeri, belum adanya pembinaan kepada pelaku usaha kecil, hingga masih maraknya pengumpulan oleh pihak yang tidak terorganisir secara legal.

Untuk menjawab tantangan tersebut, APJETI telah menyiapkan sejumlah strategi: mendorong lahirnya pelaku usaha teredukasi dari desa hingga provinsi, melakukan sosialisasi masif ke masyarakat, bekerja sama dengan komunitas dan organisasi lokal, serta menggandeng BUMDes dan pemerintah daerah dalam memperluas wilayah pengumpulan hingga ke pelosok desa.

Workshop ini digelar oleh BRIN melalui Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PRSPBPDH), bekerja sama dengan PT Noovoleum Indonesia Investama, dengan pendekatan analisis Life Cycle Assessment (LCA).

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sinergi antara pemangku kepentingan untuk membangun rantai pasok minyak jelantah yang berkelanjutan dan efisien. Dengan begitu, jelantah bukan lagi sekadar limbah, melainkan peluang besar dalam mendorong transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau.***

Previous Post

Dirut Garuda Indonesia: Biaya Penerbangan Haji Naik Rp1,1 Juta per Jamaah

Next Post

Harga Emas Antam Pegadaian Turun — Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi

Next Post
Harga Emas Antam Pegadaian Turun — Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi

Harga Emas Antam Pegadaian Turun — Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.