KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Laporan Terbaru: Industri Berbahan Bakar Fosil Sumbangkan 389 Juta Ton Emisi Karbon

by keprimobile
July 19, 2025
in Lingkungan
0
Laporan Terbaru: Industri Berbahan Bakar Fosil Sumbangkan 389 Juta Ton Emisi Karbon

Foto: Ilustrasi.

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Industri bahan bakar fosil menyumbang tambahan 389 juta ton emisi karbon ke atmosfer sepanjang tahun lalu akibat praktik pembakaran gas (flaring). Hal ini berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Bank Dunia. Jumlah emisi tersebut hampir setara dengan total emisi tahunan negara Prancis dan menjadi tanda pemborosan besar terhadap energi yang berdampak buruk pada iklim global.

Dilansir dari The Guardian, laporan bertajuk Global Gas Flaring Tracker Report itu menyebutkan sebanyak 151 miliar meter kubik (bcm) gas dibakar selama proses produksi minyak dan gas pada 2024, naik 3 bcm dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 2007, mencerminkan meningkatnya ancaman terhadap upaya transisi energi bersih.

Pembakaran gas umumnya dilakukan untuk membuang gas metana yang muncul saat pengeboran minyak, dengan dalih menjaga keselamatan atau karena biaya pengolahan yang tinggi. Namun, menurut Zubin Bamji, Manajer Kemitraan Global Flaring and Methane Reduction (GFMR) Bank Dunia, praktik ini seharusnya bisa dihindari.

“Pembakaran gas adalah bentuk pemborosan energi yang tidak perlu dan peluang yang terlewatkan untuk memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan akses listrik,” ujar Bamji.

Laporan itu mengungkapkan bahwa sembilan negara—Rusia, Iran, Irak, Amerika Serikat, Venezuela, Aljazair, Libya, Meksiko, dan Nigeria—bertanggung jawab atas 75% dari total pembakaran gas global pada 2024. Sebagian besar di antaranya merupakan negara dengan perusahaan minyak milik negara.

Meskipun beberapa negara seperti Angola, Mesir, Indonesia, dan Kazakhstan berhasil menekan pembakaran gas secara signifikan, intensitas pembakaran global (jumlah gas yang dibakar per barel minyak) tetap tinggi selama 15 tahun terakhir.

Perbandingan mencolok terlihat pada Norwegia, yang intensitas pembakarannya 18 kali lebih rendah dari Amerika Serikat dan 228 kali lebih rendah dibandingkan Venezuela.

Andrew Baxter dari Environmental Defense Fund menyebut lonjakan pembakaran gas sebagai kemunduran besar. “Ini adalah pemborosan energi yang sangat merugikan iklim dan kesehatan manusia,” katanya.

Bank Dunia dan Badan Energi Internasional (IEA) telah menyerukan penghentian total pembakaran gas rutin sebelum 2030. Nilai gas yang dibakar tahun lalu diperkirakan mencapai sekitar USD 63 miliar, lebih dari separuh biaya awal yang diperlukan untuk menghentikan praktik tersebut.

Jonathan Banks, pakar metana dari Clean Air Task Force, menyatakan solusi untuk masalah ini sebenarnya sudah tersedia dan tergolong hemat biaya. Tantangannya justru terletak pada minimnya kemauan politik dan lemahnya regulasi di banyak negara produsen minyak.

Namun, laporan juga menyoroti kemajuan positif dari negara-negara yang bergabung dalam inisiatif “Zero Routine Flaring 2030” yang digagas Bank Dunia. Kelompok ini rata-rata berhasil mengurangi intensitas pembakaran sebesar 12% sejak 2012, meskipun volume absolut belum mengalami penurunan signifikan.

“Mengurangi pembakaran gas memang memerlukan investasi, infrastruktur, dan regulasi yang kuat, serta komitmen politik jangka panjang,” tegas Bamji.

 

Previous Post

Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2025, Antam Masih Pegang Kendali

Next Post

Thai Tea dan Teh Tarik: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya

Next Post
Thai Tea dan Teh Tarik: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya

Thai Tea dan Teh Tarik: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.