KepriMobile.com
No Result
View All Result
Saturday, October 3, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Era AI: Skill dan Passion Kini Mengalahkan Ijazah Sarjana

by keprimobile
September 4, 2025
in Teknologi
0
Era AI: Skill dan Passion Kini Mengalahkan Ijazah Sarjana
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah derasnya arus transformasi yang digerakkan oleh kecerdasan buatan (AI), para petinggi di industri teknologi dunia mulai berpandangan bahwa kemahiran nyata dan semangat belajar jauh lebih penting daripada sekadar gelar akademis. Pendidikan formal tetap dihargai, namun kini menjadi salah satu dari banyak jalur menuju kesuksesan karier di bidang teknologi.

CEO Palantir, Alex Karp, dengan tegas menyatakan bahwa status akademik kandidat—apakah lulusan Harvard, Princeton, atau bahkan tidak pernah kuliah—sama sekali tidak menentukan peluang seseorang di perusahaannya. Bagi Palantir, kontribusi nyata dan kemampuan dalam bekerja jauh lebih penting. “Begitu bergabung dengan Palantir, Anda adalah ‘Palantirian’—dan itu sudah cukup,” ujarnya.

Pendekatan serupa juga datang dari pucuk kepemimpinan Apple. CEO Tim Cook mengungkapkan bahwa hampir separuh tenaga kerja Apple di Amerika Serikat pada 2019 tidak memiliki gelar sarjana empat tahun. Cook menyoroti ketimpangan antara kurikulum akademis dengan kebutuhan praktis di industri. Kemampuan bekerja sama, gairah belajar, serta keterampilan teknis seperti pemrograman—menurutnya—adalah modal yang lebih dicari ketimbang sekadar diploma.

CEO Nvidia, Jensen Huang, memberi perspektif lain: jika diberi kesempatan menjalani kuliah lagi, ia akan memilih jurusan fisika atau kimia dibanding teknik elektro—meski semula memang kuliah di bidang itu. Mengapa fisika dan kimia? Karena Huang melihat bahwa pemahaman mendalam tentang hukum alami adalah fondasi penting di era AI yang kian menyatu dengan dunia fisik.

Fenomena ini juga terpantau di Silicon Valley. Banyak perusahaan—dari Google hingga IBM—mulai menhapus persyaratan gelar bagi posisi teknis. Bahkan Peter Thiel pernah memberikan hibah $100.000 kepada mereka yang berbakat namun memilih keluar dari kuliah. Intinya: bakat, antusiasme, dan kecakapan nyata adalah hal yang dihargai industri saat ini.

Langkah serupa juga dilakukan oleh pimpinan Android di Google, Sameer Samat. Ia menyampaikan bahwa dalam era AI, yang benar-benar dinilai bukan gelar resmi, melainkan passion, keterampilan memecahkan masalah, dan kecerdasan dalam bidang tertentu.

Secara kontekstual, riset ilmiah juga menyokong pergeseran ini. Data dari Inggris mencatat bahwa sejak 2018, permintaan profesional AI naik hingga 21%, sementara persyaratan gelar menurun 15%. Pendapatan dari keahlian riil justru lebih tinggi daripada dari gelar sarjana. Di Australia, analisis turut menunjukkan bahwa kombinasi antara pendidikan formal dan sertifikasi spesifik—seperti AI‑900—mampu meningkatkan daya saing kandidat jauh lebih efektif ketimbang gelar saja.

Sumber: Teknologi.com

Previous Post

Eco-Enzyme: Pembersih Ramah Lingkungan dari Sisa Buah dan Sayur

Next Post

Masih Menyimpan HP BlackBerry? Ini yang Bisa Kamu Lakukan

Next Post
Masih Menyimpan HP BlackBerry? Ini yang Bisa Kamu Lakukan

Masih Menyimpan HP BlackBerry? Ini yang Bisa Kamu Lakukan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.