KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Kenapa Harga Emas Melonjak? BI Ungkap “Flight to Safety” Investor di Tengah Ketidakpastian Global

by keprimobile
February 10, 2026
in Ekbis
0
Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kenaikan harga emas dalam setahun terakhir tidak hanya terjadi secara lokal; fenomena ini mencerminkan arah investasi global di tengah ketidakpastian ekonomi dan gejolak pasar internasional. Bank Indonesia (BI) menjelaskan bahwa perilaku investor yang beralih ke aset aman menjadi salah satu faktor utama pemicu lonjakan tersebut.

Menurut BI, investor di berbagai negara cenderung mengalihkan portofolio mereka dari instrumen berisiko seperti saham atau obligasi korporasi ke aset yang dianggap lebih stabil dan tahan krisis—termasuk emas. Emas memiliki karakteristik safe haven, yaitu aset yang nilainya sering meningkat saat pasar finansial global sedang tidak menentu.

“Flight to Safety”: Fenomena Perubahan Preferensi Investasi

Fenomena pergeseran ini dikenal sebagai flight to safety, yaitu ketika investor menjual aset berisiko dan mencari perlindungan di instrumen yang lebih aman seperti emas batangan, logam mulia. Dalam konteks ini, permintaan emas meningkat karena investor berusaha menjaga nilai dana mereka dari risiko volatilitas pasar.

Deputi Gubernur Senior BI menggambarkan perubahan perilaku investor ini sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi global—baik dari sisi geopolitik maupun kebijakan moneter. Tantangan ekonomi dunia yang tidak stabil mendorong permintaan emas sebagai sarana lindung nilai (hedge) terhadap risiko penurunan nilai aset lain.

Di pasar domestik, harga emas batangan Aneka Tambang (Antam) menunjukkan penurunan tipis pada perdagangan terbaru, menurun sekitar Rp7.000 per gram menjadi sekitar Rp2,947 juta per gram. Penurunan ini terjadi meskipun tren jangka panjang menunjukkan kecenderungan penguatan harga emas dalam periode satu tahun terakhir.

Anjloknya harga sementara ini dipengaruhi oleh pergerakan pasar internasional dan pergeseran preferensi investor yang sesekali memang mengambil keuntungan (profit taking) ketika harga emas mencapai level tertinggi tertentu. Momen profit taking ini adalah bagian dari dinamika pasar dan tidak serta merta menunjukkan tren jangka panjang yang melemah.

Konsep emas sebagai safe haven sudah dikenal luas di pasar finansial internasional. Ketika tingkat ketidakpastian meningkat—misalnya akibat konflik geopolitik, fluktuasi suku bunga, atau pelemahan mata uang—emas sering dipilih karena historisnya mempertahankan nilai relatif stabil. Permintaan terhadap emas tidak hanya datang dari investor ritel, tetapi juga dari dana investasi besar dan bahkan central banks di beberapa negara.

Selain itu, permintaan emas juga mencakup berbagai bentuk, seperti pembelian fisik (batangan atau koin), serta investasi melalui produk seperti exchange-traded funds (ETF) yang melacak harga logam mulia tersebut.

Lonjakan harga emas secara global berimplikasi pada pasar investasi domestik, terutama ketika investor lokal juga ikut melakukan diversifikasi ke aset aman. Dampak ini terlihat dari meningkatnya aktivitas pembelian emas baik dalam bentuk fisik maupun instrumen investasi berbasis logam mulia. Tren ini turut mempengaruhi permintaan mata uang asing, tekanan pada nilai tukar, serta dinamika aliran modal di pasar finansial Indonesia.

Di sisi lain, pihak central bank dan regulator pasar terus memantau pergerakan ini untuk memastikan stabilitas finansial tetap terjaga, mengingat perubahan besar pada preferensi investasi bisa berdampak lebih luas terhadap likuiditas dan sentimen pasar ke depan.

Previous Post

Lindungi Privasi Digital, Ini Cara Batasi Pencarian Nomor di Getcontact

Next Post

KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

Next Post
KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.