KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

by
March 3, 2026
in Lifestyle
0
Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mengirim pesan saat sedang marah sering berujung penyesalan. Karena itu, para ahli kesehatan mental menyarankan seseorang tidak langsung membalas pesan atau menulis chat ketika emosi sedang memuncak. Memberi jeda waktu sekitar 30 menit dinilai menjadi cara efektif untuk mencegah konflik semakin besar.

Psikiater menjelaskan bahwa saat seseorang marah, bagian otak yang mengatur respons emosional bekerja lebih dominan dibandingkan pusat logika. Kondisi ini membuat seseorang cenderung bereaksi impulsif, memilih kata-kata kasar, atau menyampaikan pesan yang sebenarnya tidak sepenuhnya mencerminkan pikiran rasionalnya.

Menurut para ahli, jeda waktu sekitar setengah jam memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk kembali stabil. Dalam periode tersebut, detak jantung dan hormon stres perlahan menurun sehingga kemampuan berpikir jernih kembali aktif. Akibatnya, pesan yang disampaikan menjadi lebih terukur dan tidak memperburuk situasi.

Kebiasaan langsung membalas pesan ketika emosi tinggi juga kerap memicu salah tafsir dalam komunikasi digital. Tanpa ekspresi wajah maupun nada suara, pesan teks mudah disalahartikan sehingga konflik kecil bisa berkembang menjadi pertengkaran panjang.

Psikolog komunikasi menilai kemarahan yang diluapkan secara spontan justru sering merusak pesan utama yang ingin disampaikan. Saat emosi mengambil alih, fokus komunikasi berubah dari penyelesaian masalah menjadi pelampiasan perasaan sesaat.

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana selama masa jeda tersebut, seperti menarik napas dalam, berjalan sejenak, minum air, atau mengalihkan perhatian pada aktivitas ringan. Tujuannya bukan menghindari masalah, melainkan memastikan respons yang diberikan lebih bijak dan konstruktif.

Selain itu, komunikasi sebaiknya dilakukan setelah kondisi emosional membaik. Berbicara saat pikiran tenang memungkinkan seseorang memilih kata yang tepat serta memahami sudut pandang lawan bicara, sehingga peluang konflik mereda menjadi lebih besar.

Psikiater menegaskan bahwa mengendalikan respons emosional merupakan keterampilan yang dapat dilatih. Kebiasaan menunda reaksi sesaat sebelum mengirim pesan dinilai menjadi langkah kecil namun berdampak besar dalam menjaga hubungan personal maupun profesional di era komunikasi digital yang serba cepat.

Dengan memberi waktu bagi emosi untuk mereda, seseorang tidak hanya menghindari penyesalan akibat pesan impulsif, tetapi juga membangun pola komunikasi yang lebih sehat dan dewasa.

Previous Post

HP China Bergaya iPhone 17 Pro Max Makin Ramai di Pasar, Desain Premium Kini Tak Harus Mahal

Next Post

BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

Next Post
BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.