KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

138 Blok Migas Dibuka untuk Rusia, Indonesia Bidik Investasi dan Teknologi

by keprimobile
September 4, 2026
in Internasional
0
138 Blok Migas Dibuka untuk Rusia, Indonesia Bidik Investasi dan Teknologi
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Indonesia membuka peluang lebih luas bagi perusahaan Rusia untuk masuk ke sektor minyak dan gas bumi (migas) nasional. Sebanyak 138 blok eksplorasi energi ditawarkan kepada investor Rusia untuk dikembangkan bersama dengan dukungan teknologi dan investasi.

Penawaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kerja sama ekonomi dan energi antara Indonesia dan Rusia.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung peluang tersebut saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Dalam forum tersebut, Prabowo mengundang perusahaan-perusahaan Rusia membawa teknologi dan kemampuan mereka untuk ikut mengembangkan blok-blok eksplorasi yang telah dibuka Indonesia.

Prabowo mengatakan pemerintah telah menyampaikan kepada mitra Rusia bahwa Indonesia saat ini membuka 138 blok eksplorasi energi.

Kesempatan tersebut diberikan kepada perusahaan Rusia yang berminat mengikuti proses pengembangan sektor hulu migas Indonesia.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi dan produksi migas dalam negeri.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika juga membenarkan bahwa Indonesia telah menawarkan lebih dari 100 blok migas kepada investor Rusia.

Menurutnya, peluang tersebut terbuka bagi perusahaan Rusia yang berminat mengikuti mekanisme lelang yang disiapkan pemerintah.

Menariknya, kerja sama yang ditawarkan Indonesia tidak semata-mata berkaitan dengan pasokan energi.

Prabowo menegaskan Indonesia saat ini memiliki pasokan LNG yang cukup besar. Karena itu, kebutuhan utama Indonesia bukan sekadar mendapatkan gas dari Rusia.

Yang lebih dibutuhkan adalah teknologi, investasi, dan pengembangan proyek secara bersama-sama.

Pemerintah melihat kemampuan teknologi Rusia dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan sektor energi nasional, termasuk eksplorasi, pengolahan, hingga pembangunan infrastruktur pendukung.

Indonesia dan sejumlah perusahaan Rusia juga tengah membahas kemungkinan pembangunan fasilitas energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.

Hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia yang sedang diperkuat tidak berhenti pada sektor minyak dan gas.

Prabowo mengungkapkan kedua negara juga membahas peluang kerja sama di bidang produksi pupuk dan hilirisasi pertambangan.

Salah satu proyek yang tengah disiapkan adalah investasi bersama perusahaan pupuk Indonesia dengan salah satu kelompok usaha besar Rusia untuk memproduksi pupuk berbahan baku gas di kawasan Timur Jauh Rusia.

Kerja sama tersebut dinilai dapat membuka peluang baru bagi perusahaan Indonesia untuk memperluas aktivitas bisnisnya di luar negeri.

Peluang kerja sama juga terbuka di sektor pengolahan mineral.

Prabowo menyebut perusahaan aluminium Rusia, Rusal, akan meningkatkan keterlibatannya di Indonesia.

Rusal disebut akan membangun fasilitas pengolahan atau kilang bersama mitra Indonesia. Kehadiran perusahaan tersebut menjadi bagian dari agenda hilirisasi yang tengah digenjot pemerintah.

Dengan masuknya perusahaan besar Rusia, Indonesia berharap investasi tidak hanya berhenti pada eksplorasi sumber daya alam, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui kegiatan pengolahan di dalam negeri.

Penawaran 138 blok migas kepada Rusia menunjukkan pemerintah tengah mencari sumber investasi baru untuk mempercepat pengembangan sektor hulu energi.

Tambahan investasi diharapkan dapat membantu meningkatkan kegiatan eksplorasi, menemukan cadangan baru, sekaligus memperkuat produksi migas nasional.

Kementerian ESDM sebelumnya juga telah melakukan pendekatan dengan perusahaan migas Rusia. Salah satunya adalah Zarubezhneft yang pernah menyatakan kesiapan melanjutkan pembahasan pengembangan Blok Tuna.

Kerja sama dengan Rusia pun berpotensi memberikan manfaat lebih luas apabila investasi yang masuk disertai transfer teknologi dan pengembangan sumber daya manusia.

Pemerintah Indonesia kini memperlihatkan sikap terbuka terhadap perusahaan Rusia yang ingin masuk ke berbagai sektor strategis.

Mulai dari migas, kilang, terminal penyimpanan, pupuk hingga pengolahan pertambangan, peluang kerja sama terus diperluas.

Bagi Indonesia, masuknya investor asing diharapkan dapat mempercepat pembangunan industri sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Sementara bagi Rusia, Indonesia menawarkan pasar besar sekaligus peluang memperluas investasi di kawasan Asia Tenggara.

Dengan 138 blok eksplorasi yang ditawarkan, kerja sama energi Indonesia-Rusia kini memasuki babak baru. Tantangannya adalah memastikan peluang investasi tersebut benar-benar berujung pada realisasi proyek, peningkatan produksi, transfer teknologi, dan manfaat ekonomi bagi Indonesia.

Previous Post

QRIS Makin Populer, Transaksi Tembus 15 Miliar dan Pengguna Capai 67 Juta

Next Post

BMW S 1000 RR 2027 Siap Mengaspal, Usung Winglet dan Teknologi Sasis M

Next Post
BMW S 1000 RR 2027 Siap Mengaspal, Usung Winglet dan Teknologi Sasis M

BMW S 1000 RR 2027 Siap Mengaspal, Usung Winglet dan Teknologi Sasis M

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.