KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 22, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Total Sitaan Rp1,2 Miliar

by keprimobile
October 16, 2026
in Nasional
0
KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Total Sitaan Rp1,2 Miliar
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan uang tunai senilai Rp934 juta yang disimpan di dalam sebuah tong plastik berwarna biru di rumah Hanaku Agni Sadewo, adik kandung Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Uang tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diamankan penyidik dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Temuan tersebut diungkap KPK dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, uang dalam tong biru itu ditemukan di kediaman Hanaku Agni Sadewo saat penyidik melakukan rangkaian operasi penindakan.

“Rp934 juta ini ditemukan di kediaman HAS (Hanaku) selaku adik kandung Bupati yang disimpan dalam sebuah tong berwarna biru yang ada di rumah yang bersangkutan,” demikian penjelasan KPK sebagaimana diberitakan ANTARA.

Selain uang Rp934 juta yang ditemukan di dalam tong biru, penyidik KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp300 juta yang disimpan dalam sejumlah amplop. Penyidik juga menemukan uang asing sebesar 5.972 yuan atau setara dengan sekitar Rp16 juta.

Jika dikonversikan ke rupiah, keseluruhan uang tersebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar. KPK turut menyita dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

Penyidik masih mendalami keterkaitan setiap barang bukti dengan dugaan tindak pidana yang ditangani. KPK menjelaskan bahwa uang yang ditemukan telah bercampur dari sejumlah klaster perkara sehingga asal-usul masing-masing uang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Temuan uang dalam jumlah besar di dalam tong biru menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam pengungkapan kasus ini. Namun, penyidik tetap perlu membuktikan hubungan barang bukti tersebut dengan perbuatan para tersangka melalui proses penyidikan.

KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan dan menemukan kecukupan alat bukti. Mereka adalah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, serta Muhammad Amin Wahyu Utomo dari pihak swasta yang terkait dengan PT Madani Winasis Creative.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Oktober 2026 setelah terjaring dalam rangkaian OTT yang berlangsung sehari sebelumnya. KPK kemudian menahan ketiga tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 16 Oktober hingga 4 November 2026.

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten untuk Tahun Anggaran 2025–2026. Penyidik mendalami sejumlah dugaan praktik yang melibatkan pengadaan barang dan jasa, perizinan, penerimaan upah pungut, setoran dari organisasi perangkat daerah, serta pemberian kepada pihak BPK untuk memengaruhi hasil pemeriksaan.

KPK masih menelusuri peran masing-masing pihak dalam rangkaian dugaan tindak pidana tersebut. Penetapan tersangka merupakan bagian dari proses hukum dan dugaan terhadap para tersangka tetap harus dibuktikan melalui mekanisme peradilan.

Dalam pengusutan perkara ini, KPK membagi dugaan tindak pidana ke dalam lima klaster. Pengelompokan tersebut membantu penyidik menelusuri pola penerimaan uang dan dugaan penyimpangan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Klaster yang didalami mencakup dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, persoalan perizinan, penerimaan upah pungut, setoran dari organisasi perangkat daerah atau satuan kerja perangkat daerah, serta dugaan pemberian uang kepada pihak BPK untuk mengondisikan hasil audit.

Salah satu fokus penyidikan adalah dugaan suap yang berkaitan dengan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah. KPK mendalami kemungkinan adanya pemberian uang untuk memengaruhi hasil pemeriksaan, termasuk dugaan pengubahan atau penghapusan temuan dalam laporan hasil pemeriksaan.

Penyidik juga menelusuri aliran uang yang diduga berasal dari sejumlah pihak. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi sumber dana, pihak yang memberikan maupun menerima uang, serta hubungan setiap transaksi dengan dugaan tindak pidana yang sedang ditangani.

Barang bukti berupa uang tunai senilai Rp1,2 miliar menjadi bagian penting dalam pengembangan penyidikan. Meski sebagian uang ditemukan di rumah adik Bupati Klaten, lokasi penemuan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan siapa pemilik akhir uang maupun sumber setiap dana.

KPK perlu menghubungkan barang bukti fisik dengan keterangan saksi, dokumen transaksi, serta bukti lain yang diperoleh selama penyidikan. Pemeriksaan tersebut juga diperlukan untuk memastikan apakah uang yang disita berkaitan dengan satu atau beberapa klaster dugaan korupsi.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang dan jasa, serta independensi pemeriksaan keuangan pemerintah. Pengawasan yang efektif diperlukan agar proses penggunaan anggaran publik berlangsung sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

KPK masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap rangkaian perkara secara menyeluruh. Publik kini menunggu perkembangan penelusuran aliran dana, pembuktian dugaan tindak pidana, serta proses hukum terhadap para tersangka.

Previous Post

Prediksi 2050 Mengkhawatirkan, Hampir Separuh Pendapatan Bisa Habis untuk Makan

Next Post

BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali

Next Post
BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali

BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

October 20, 2026
Di Tengah Dinamika Pasar Modal, BTN Kaji Opsi Buyback Saham

Di Tengah Dinamika Pasar Modal, BTN Kaji Opsi Buyback Saham

October 20, 2026
Gara-Gara Ribut dengan Lamine Yamal, Facundo Bernal Terancam Sanksi Berat

Gara-Gara Ribut dengan Lamine Yamal, Facundo Bernal Terancam Sanksi Berat

October 18, 2026
Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

October 18, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.