KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Bakteri Super Ini Ancam Ekonomi Global, Berpotensi Rugikan Rp34.000 Triliun per Tahun pada 2050

by keprimobile
July 22, 2025
in Insight
0
Bakteri Super Ini Ancam Ekonomi Global, Berpotensi Rugikan Rp34.000 Triliun per Tahun pada 2050

Bakteri MRSA dalam cawan petri. Perekonomian AS, Inggris, dan Uni Eropa diperkirakan akan menjadi yang paling terdampak oleh resistensi antimikroba | Foto: Fabrizio Bensch / Reuters

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dunia menghadapi ancaman serius dari resistensi antimikroba (AMR) atau bakteri super, yang diperkirakan dapat menyebabkan jutaan kematian dan kerugian ekonomi global mencapai USD 1,7 triliun (sekitar Rp34.000 triliun) per tahun pada 2050. Dilansir dari The Guardian, temuan ini berasal dari studi terbaru yang dilakukan Center for Global Development dan didanai oleh pemerintah Inggris.

Penelitian tersebut menyebut bahwa tanpa aksi global yang terkoordinasi, tingkat resistensi terhadap antibiotik akan terus meningkat. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan kawasan Uni Eropa diprediksi akan menjadi yang paling terdampak dari sisi ekonomi dan kesehatan.

“Jika program pengendalian AMR terus mengalami pemotongan dana, kita akan menghadapi skenario terburuk. Ini bukan hanya krisis kesehatan, tapi juga bencana ekonomi,” kata Anthony McDonnell, penulis utama laporan itu.

Menurut proyeksi, resistensi antibiotik dapat menyebabkan kerugian produk domestik bruto (PDB) tahunan sebesar; USD 722 miliar di Tiongkok; USD 295,7 miliar di Tiongkok; USD 187 miliar di Uni Eropa; USD 65,7 miliar di Jepang dan USD 58,6 miliar di Inggris.

Tak hanya itu, jumlah kematian akibat infeksi yang kebal obat diperkirakan melonjak 60% pada 2050, mencapai 1,34 juta kasus di AS dan 184.000 kasus di Inggris per tahun. Peningkatan ini juga akan menyebabkan biaya pengobatan melonjak signifikan karena infeksi bakteri yang resisten membutuhkan perawatan lebih lama dan lebih kompleks.

Misalnya, biaya kesehatan akibat AMR diproyeksikan meningkat menjadi USD 176 miliar per tahun secara global, termasuk lonjakan biaya di Inggris dari USD 900 juta menjadi USD 3,7 miliar dan di AS dari USD 15,5 miliar menjadi USD 57 miliar.

Penurunan produktivitas juga menjadi perhatian. Studi tersebut memperkirakan tenaga kerja akan berkurang hingga: 0,8% di Inggris, 0,6% di Uni Eropa dan 0,4% di AS.

Ironisnya, studi ini dipublikasikan di tengah gelombang pemotongan besar-besaran anggaran bantuan luar negeri. Pemerintah Inggris baru saja menghentikan pendanaan untuk Dana Fleming—program yang mendukung negara berkembang dalam memerangi AMR. Sementara itu, pemerintahan Trump juga memangkas anggaran bantuan luar negeri hingga USD 9 miliar.

Pemotongan tersebut dikhawatirkan memperburuk penyebaran bakteri super di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, yang akhirnya berdampak secara global, termasuk ke negara-negara G7.

“Negara-negara maju pun tidak kebal terhadap ancaman ini. Infeksi yang tadinya bisa disembuhkan bisa berubah menjadi mematikan jika obat-obatan kita tidak lagi bekerja,” ujar Dr. Mohsen Naghavi dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME).

Namun, studi ini juga menegaskan bahwa investasi dalam pengembangan antibiotik baru dan peningkatan akses terhadap pengobatan berkualitas dapat membalikkan situasi. Jika dilakukan secara serius, ekonomi AS diproyeksikan akan tumbuh tambahan USD 156,2 miliar per tahun, sementara Inggris bisa memperoleh keuntungan hingga USD 12 miliar per tahun pada 2050.

Pemerintah Inggris sendiri mengklaim telah menyusun rencana kesehatan nasional jangka panjang yang mengakui AMR sebagai salah satu ancaman utama. “Kami telah membuat kemajuan signifikan, termasuk mengurangi penggunaan antibiotik di sektor peternakan dan menerapkan model insentif bagi pengembangan obat baru. Upaya ini kami jalankan bersama mitra internasional,” ujar juru bicara pemerintah Inggris.***

Previous Post

KPK Ungkap Aliran Uang Korupsi Izin TKA Kemnaker, 85 Pegawai Diduga Terima Dana Tiap Dua Pekan

Next Post

Dampak Bonus Demografi Bisa Jadi Manfaat atau Bencana Bagi Ekonomi Indonesia, Apa Solusinya?

Next Post
Dampak Bonus Demografi Bisa Jadi Manfaat atau Bencana Bagi Ekonomi Indonesia, Apa Solusinya?

Dampak Bonus Demografi Bisa Jadi Manfaat atau Bencana Bagi Ekonomi Indonesia, Apa Solusinya?

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.