KEPRIMOBILE.COM (KMC) , PEKANBARU – Kisruh belum dibayarkan gaji Tenaga Harian Lepas (THL) buruh kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) memasuki babak baru.
Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Noer membantah menghalang-halangi pencairan dana untuk pembayaran gaji para buruh kebersihan tersebut.
Menurut M Noer, belum dicairkanya dana untuk pembayaran gaji THL di DLHK tersebut disebabkan karena adanya perbedaan data yang ia miliki dengan dinas terkait. Yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
“Jumlahnya belum sesuai dengan yang apa kita harapkan. Malah bertambah, jadi mereka (Kadis DLHK) tidak konsisten,”kata M Noer.
M Noer mengaku sebelumnya sudah memerintahkan kepala Dinas DLHK untuk mengurangi jumlah THL yang ada dinasnya. Selain kemampuan keuangan yang tidak memadai, pengurangan THL tersebut juga dilakukan untuk memaksimalkan jam kerja THL yang ada.
Perintah pengurangan THL di DLHK tersebut disampaikan M Noer Januari 2017 lalu. Namun hingga saat ini DLHK tidak kunjung mengurangi jumlah THLnya.(TRIBUNPEKANBARU.COM)
Related Posts

Palestina kecam Israel gunakan kelaparan sebagai senjata di Gaza

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

Unilever Pro-Israel, Pepsodent, Sunsilk, Royco, Hingga Bango Kena Boikot

Lagi – Lagi Kebohongan Zionis Israel Terungkap! 28 Helikopter Apache Israel Bunuh Tentara dan Warga Sipilnya

Amerika Kian Dalam Terlibat Pembunuhan Masal (Genosida) oleh israel di Gaza, Palestina



No Responses