KEPRIMOBILE.COM (KMC) , MAMUJU – Akbar (25), petani kelapa sawit yang tewas ditelan ular piton di Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, pergi dengan kisah perjuangan untuk keluarganya.
dia pamit ke kebun untuk memetik kelapa sawit yang rencananya akan dijual demi membiayai perjalanannya dari Mamuju Tengah ke Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Akbar rencananya ingin menjemput istrinya, Muna, dan anaknya yang baru lahir di Luwu.
Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi, mengatakan, sekitar sebulan sebelum kejadian ini, Akbar mengantar Muna ke kampung halamannya di Luwu untuk melahirkan anak kedua mereka.
“Saat (istri) selesai melahirkan, Akbar kembali ke sini. Jadi, rencananya ini, Akbar pergi panen sawitnya karena mau ke Palopo (Luwu) kembali jemput istrinya, kasihan,” tutur Junaedi.
Ayahnya juga tidak sedang berada di Mamuju Tengah saat kejadian maut itu menimpa.
“Orangtuanya juga baru sampai tadi pagi (Selasa kemarin) karena dia ada di Tinambung, Polewali Mandar,” kata Junaedi.
Hingga wawancara ini dilakukan pun, kematian Akbar belum diketahui oleh istrinya, Muna.(TRIBUNBATAM.COM)
Related Posts

Palestina kecam Israel gunakan kelaparan sebagai senjata di Gaza

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

Unilever Pro-Israel, Pepsodent, Sunsilk, Royco, Hingga Bango Kena Boikot

Lagi – Lagi Kebohongan Zionis Israel Terungkap! 28 Helikopter Apache Israel Bunuh Tentara dan Warga Sipilnya

Amerika Kian Dalam Terlibat Pembunuhan Masal (Genosida) oleh israel di Gaza, Palestina



No Responses