KEPRIMOBILE.COM (KMC) , TEMBILAHAN- Pasca gedung sekolahnya tergusur, para siswa SMAN 1 Tembilahan pun pindah ke gedung yang berada di kawasan Islamic Center Tembilahan, namun demikian, ternyata tanah yang mereka tempati itupun masih bermasalah.
Melihat kejadian ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil pun menyediakan tanah seluas 5 hektare yang terletak di Parit 17 Tembilahan untuk membangun gedung baru bagi SMAN 1 Tembilahan. Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifudin saat dikonfirmasi GoRiau.com terkait hal ini menuturkan, yang terjadi di tanah yang ditempati SMAN 1 Tembilahan itu bukan terkait sengketa. ”Itu bukan sengketa tapi ada permasalahan,” ujar Said Syarifudin.
Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Syaifuddin menambahkan jika proses penghibahan tanah di Parit 17 Tembilahan itu sudah selesai, maka akan dibangun sekolah di tempat itu.”Tepatnya antara parit 17 dan 18 lokasinya,” ujarnya.Sementara itu, Kepala BPKAD Inhil, Pahrolrozy menambahkan tanah yang dimaksud itu sudah dilakukan pengukuran oleh BPN dan Camat Tembilahan. Dimana dikatakannya, tanah milik Pemkab itu seluas 17 haktare, dan 5 hektarenya akan dihibahkan ke Pemerintah Provinsi Riau.(GORIAU.COM)
Related Posts

Palestina kecam Israel gunakan kelaparan sebagai senjata di Gaza

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

Unilever Pro-Israel, Pepsodent, Sunsilk, Royco, Hingga Bango Kena Boikot

Lagi – Lagi Kebohongan Zionis Israel Terungkap! 28 Helikopter Apache Israel Bunuh Tentara dan Warga Sipilnya

Amerika Kian Dalam Terlibat Pembunuhan Masal (Genosida) oleh israel di Gaza, Palestina



No Responses