KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Beberapa Gaya Hidup Yang Akan Merusak Ginjal Anda

by keprimobile
April 9, 2019
in Lifestyle
0
Beberapa Gaya Hidup Yang Akan Merusak Ginjal Anda
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM– Gangguan ginjal termasuk dalam penyakit yang banyak diderita di Indonesia. Namun, bagaimana penyakit ini bisa muncul belum banyak orang yang memahaminya. Gaya hidup yang tidak sehat merupakan penyebab terbesar mengapa organ ginjal mengalami penurunan fungsi. Berikut tujuh kebiasaan yang dapat memperburuk kondisi ginjal.
1. Gemar mengonsumsi makanan olahan Sebagian besar makanan olahan mengandung natrium atau garam yang tinggi. Tak hanya berbahaya bagi jantung, ini juga bisa menyebabkan masalah pada ginjal kita. Tanda kita telah terlalu banyak mengonsumsi natrium, biasanya kita akan mengeluarkannya saat buang air kecil, yang disertai dengan kalsium. “Pada gilirannya, memiliki terlalu banyak kalsium dalam urine dapat meningkatkan risiko batu ginjal,” kata James Simon, ahli Nefrologi. Natrium seharusnya dikonsumsi tak lebih dari 2.300 miligram per hari, namun rata-rata orang bisa mengonsumsi sampai dua kali lipatnya. “Orang-orang hanya melihat karbohidrat dan lemak serta kalori dalam makanan, tetapi mereka tidak memperhatikan natrium,” kata Simon. Baca juga: Benarkah Garam Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi?

2. Tekanan darah tidak terkendali Tekanan darah tinggi tentu menyulitkan kinerja tubuh kita, termasuk ginjal. “ Ginjal pada dasarnya adalah satu set besar pembuluh darah dengan saluran kemih,” kata Simon. Jika kita memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah besar, kita memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah yang lebih kecil. Mengabaikan tekanan darah tinggi hingga tidak terkendali dapat merusak pembuluh darah yang menuju ke ginjal.

3. Merokok Kebiasaan merokok tak hanya menyebabkan kanker paru-paru. Riset 2012 menemukan berhenti merokok selama 16 tahun atau lebih dapat mengurangi risiko karsinoma sel ginjal, yang merupakan bentuk paling umum kanker ginjal pada orang dewasa. Tak tanggung-tanggung, risiko tersebut berkurang hingga 40 persen. Apalagi, merokok dapat merusak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

4. Kurang minum Bertolak belakang dengan kepercayaan populer, kita tidak perlu menghabiskan delapan gelas air penuh untuk menjaga ginjal bekerja dengan baik. Namun, hanya minum air sebanyak satu atau dua cangkir sehari bisa membahayakan organ kita. Kurang minum membuat kita tidak memiliki air yang cukup mengalir keluar sistem untuk menjaga kadar natrium dalam tubuh. Tubuh yang dehidrasi juga akan lebih sulit menjaga tekanan darahnya naik. “Ginjal sangat sensitif terhadap aliran darah,” kata Simon. Menurutnya, saat kita dehidrasi tekanan darah akan turun dan aliran darah ke ginjal juga turun.

5. Sering mengonsumsi obat penghilang rasa sakit Obat anti-inflamasi dan penghilang nyeri yang disebut NSAID, yang meliputi ibuprofen dan aspirin, dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan menyebabkan jaringan parut karena mereka langsung meracuni organ. Terlalu sering menggunakan NSAID dapat meningkatkan risiko masalah ginjal. “Orang-orang yang mengonsumsinya setiap hari berisiko tinggi pada kesehatan ginjalnya untuk jangka waktu yang lama,” kata Simon.

6. Menganggap semua suplemen aman Hanya karena suatu produk diberi label menggunakan bahan “alami”, tidak berarti itu aman untuk kita, termasuk juga yang mengklaim sebagai herbal dan jamu. “Ada banyak obat-obatan herbal di luar sana yang berbahaya,” kata Simon. Misalnya, bahan nabati yang disebut asam aristolochic dapat ditemukan dalam obat-obatan tradisional, tetapi dapat menyebabkan jaringan parut di ginjal. Badan pengawas obat dan makan AS memperingatkan konsumen untuk menghindari produk yang mencantumkan Aristolochia, Asarum, atau Bragantia pada label, karena mereka mungkin mengandung bahan berbahaya.

7. Berat badan meningkat Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko tinggi pada diabetes tipe dua, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. “Masalah insulin dari diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di ginjal,” kata Simon. itu sebabnya, miliki pola makan yang sehat dan banyak bergerak untuk menjaga berat badan tetap stabil.(Kompas.com)

Previous Post

Batam Trail Run 5k Naikan Suhu Crossborder

Next Post

Cara Mengatasi Sakit Kepala Ketika Menstruasi

Next Post
Cara Mengatasi Sakit Kepala Ketika Menstruasi

Cara Mengatasi Sakit Kepala Ketika Menstruasi

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.