KepriMobile.com
No Result
View All Result
Saturday, October 3, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Axial Seamount, Gunung Api Bawah Laut Paling Aktif di Dunia Diprediksi Meletus Sebelum Akhir Tahun 2025

by keprimobile
January 6, 2025
in Lingkungan
0
Axial Seamount, Gunung Api Bawah Laut Paling Aktif di Dunia Diprediksi Meletus Sebelum Akhir Tahun 2025
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Axial Seamount, Gunung api bawah laut diperkirakan akan meletus sebelum akhir tahun 2025 ini. Gunung ini salah satu gunung api bawah laut paling aktif di dunia.

Axial Seamount berada di kedalaman Samudra Pasifik. Jaraknya sekitar 470 kilometer dari Pantai Oregon, Amerika Serikat. “Gunung ini sedang membengkak. Akumulasi magma di dalamnya terlalu kuat,” menurut para ilmuwan dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union 2024, seperti dikutip dari ZME Science.

Pemantauan terhadap gunung api bawah laut Axial Seamount sudah dilakukan sejak satu dekade belakangan. Pemantauan dilakukan terhadap ritme pergerakan vulkaniknya yang selalu konsisten. Dari pola yang terjadi saat ini, diasumsikan bahwa Axial Seamount siap meletus. Bahkan bisa mencapai ambang inflasi seperti di tahun 2015 lalu. Gunung ini diperkirakan akan meletus di tahun ini, 2025.

Keunikan Axial Seamount terletak pada keteraturan letusannya. Sejak 1998, gunung ini telah meletus tiga kali, yaitu pada 1998, 2011, dan 2015. Setiap letusan diawali dengan dasar laut yang mengembang akibat magma yang terkumpul, diikuti peningkatan aktivitas seismik, sebelum akhirnya terjadi erupsi. Pola ini memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari dan memprediksi aktivitas vulkanik dengan lebih akurat.

Selama lebih dari satu dekade, jaringan sensor di sekitar Axial telah mendokumentasikan aktivitas gunung ini secara rinci. Pada akhir 2023, data menunjukkan tingkat inflasi Axial berlipat ganda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada pertengahan 2024, aktivitas seismiknya melonjak hingga mencatat lebih dari 500 gempa bumi per hari. Kondisi ini menunjukkan tekanan di dalam gunung semakin meningkat, yang berarti letusan bisa terjadi sewaktu-waktu.

Axial Seamount merupakan gunung berapi bawah laut yang paling terinstrumentasi di dunia. Jaringan monitoring yang meliputi sensor tekanan dasar laut, kendaraan bawah air otonom (AUV), dan kendaraan kendali jarak jauh (ROV) memberikan data yang sangat rinci. Dalam penelitian terbaru, teknik seismik mutakhir, yaitu full waveform inversion (FWI), berhasil menghasilkan gambaran resolusi tinggi tentang struktur bawah permukaan Axial.

Data ini mengungkap keberadaan reservoir magma utama di bawah puncak Axial dengan fraksi lelehan mencapai 37%, mendekati ambang batas mobilisasi magma. Di sebelah barat reservoir utama terdapat reservoir lebih kecil yang terhubung melalui saluran tipis. Struktur asimetris ini menjelaskan mengapa erupsi terakhir Axial terjadi di sisi timur kaldera.

Letusan gunung bawah laut seperti Axial tidak selalu berbahaya bagi manusia, tetapi dapat memicu tsunami dan mengguncang ekosistem laut. Sebagai perbandingan, letusan gunung bawah laut Hunga Tonga pada 2022 menimbulkan kerugian hingga $90 juta. Para peneliti berharap letusan Axial berikutnya bisa diamati langsung untuk mempelajari dampaknya terhadap sistem hidrotermal dan ekosistem laut.

Selain itu, letusan ini juga membuka peluang untuk menyempurnakan teknik prediksi. Dengan bantuan kecerdasan buatan, para ilmuwan kini dapat menganalisis pola gempa pendahuluan, yang mungkin memungkinkan prediksi erupsi hingga hitungan jam sebelum terjadi. Jika berhasil, pendekatan ini bisa merevolusi cara pemantauan gunung berapi di seluruh dunia.

Axial Seamount terletak di pertemuan Juan de Fuca Ridge dan Cobb Hotspot, area dengan pasokan magma yang melimpah. Penelitian menunjukkan bagaimana magma di daerah ini terakumulasi, terkumpul, dan akhirnya keluar, berkontribusi pada pembentukan kerak samudra. Erupsi sebelumnya pada 2015 menghasilkan 156 juta meter kubik lava, menciptakan formasi dasar laut baru sepanjang 19 kilometer.

Meski begitu, prediksi tetap disertai dengan peringatan. “Selalu ada risiko gunung berapi akan mengikuti pola yang belum pernah kita lihat sebelumnya,” kata Michael Poland dari US Geological Survey. Tantangan utamanya adalah menerjemahkan pola yang terlihat di Axial menjadi prinsip universal yang dapat diterapkan pada gunung berapi lain di dunia.***

Previous Post

Pakai B40, Indonesia Berhenti Impor Solar 2026

Next Post

Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI

Next Post
Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI

Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.