KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Harga Emas Masih Tertekan, Berisiko Anjlok ke US$ 2.850

by keprimobile
March 3, 2025
in Ekbis
0
Harga Emas Masih Tertekan, Berisiko Anjlok ke US$ 2.850
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Harga emas masih berada dalam tren bearish dan berisiko turun hingga ke level US$2.850. Tekanan ini dipicu oleh berbagai sentimen negatif, termasuk kebijakan tarif terbaru Amerika Serikat (AS), ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, serta data ekonomi AS yang akan dirilis, terutama Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM.

Pada perdagangan terbaru, harga emas tercatat naik tipis 0,15% menjadi US$ 2.863,1. Namun, secara keseluruhan, harga emas telah melemah 3% sejak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 2.956 pekan lalu.

Analis Dupoin Indonesia, Andy Nugraha, menjelaskan bahwa tekanan pada harga emas diperparah oleh kebijakan perdagangan Presiden AS, Donald Trump. Trump menegaskan akan menerapkan tarif baru untuk Meksiko dan Kanada mulai 4 Maret serta menaikkan tarif impor dari China hingga total 20%.

“Kebijakan ini mengecewakan pasar yang sebelumnya berharap ada penundaan dalam penerapan tarif tersebut,” ujar Andy, Senin (3/3/2025).

Dari sisi teknikal, Andy menambahkan bahwa kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average masih menunjukkan dominasi tren bearish. Dengan demikian, harga emas berpotensi turun hingga ke level US$ 2.850.

Meski demikian, Andy juga menilai bahwa jika terjadi rebound dari level tersebut, harga emas dapat bergerak naik dan mencapai target terdekat di US$ 2.877.

Di sisi fundamental, ketidakpastian global yang berlanjut, terutama akibat konflik Rusia-Ukraina, masih menjadi faktor pendukung emas sebagai aset safe haven. Pada sesi perdagangan Asia hari ini, harga emas sempat menyentuh US$ 2.870 seiring dengan minat beli yang meningkat.

Pelaku pasar kini menantikan rilis data PMI Manufaktur ISM AS untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi. Data sebelumnya menunjukkan kenaikan 2,5% secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat angka 2,6%. Sementara itu, indeks PCE inti juga turun menjadi 2,6% dari 2,9% pada Desember.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental ini, pergerakan harga emas dalam waktu dekat masih akan sangat bergantung pada perkembangan kebijakan perdagangan AS dan dinamika ekonomi global.

Sumber: Investor.id

Previous Post

Es Pisang Ijo Cocok untuk Buka Puasa, Ini Resep dan Cara Membuatnya

Next Post

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

Next Post
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.