KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Ekspor Udang RI Terancam, Pemerintah Diminta Bidik Pasar Baru

by keprimobile
April 8, 2025
in Nasional
0
Ekspor Udang RI Terancam, Pemerintah Diminta Bidik Pasar Baru
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ekspor udang RI terancam setelah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan kebijakan tarif baru impor sebesar 32% untuk Indonesia. Kondisi ini diyakini dapat membuat pelaku sektor perikanan tanah air waswas.

Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Dani Setiawan, meminta pemerintah segera bergerak cepat dengan mengalihkan fokus ekspor ke pasar alternatif yang lebih potensial.

Dia menilai bahwa pasar Jepang, China, dan Malaysia perlu segera dioptimalkan, disertai dengan perluasan pasar ke Eropa seperti Inggris, Belanda, Denmark, dan Jerman.

“Kita harus segera eksekusi kerja sama dagang yang konkret, khususnya untuk ekspor produk udang olahan,” ujar Dani dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, 8 April 2025.

Menurutnya, Langkah ini, mendesak dilakukan mengingat ekspor produk perikanan Indonesia ke AS selama 2024 mencapai angka US$1,9 miliar, atau sekitar 32% dari total nilai ekspor sektor tersebut.

Produk unggulan seperti udang beku dan olahan selama ini menjadi andalan Indonesia di pasar AS. Namun, kebijakan tarif resiprokal dari pemerintahan Trump dinilai bakal memukul keras daya saing komoditas ini.

“Kita masih punya peluang besar di pasar global karena pangsa pasar udang olahan Indonesia baru menyentuh 12,29% dari kebutuhan dunia,” kata Dani.

Persaingan pun makin ketat. Indonesia harus berebut pasar dengan negara pesaing seperti Ekuador, India, dan Vietnam. Yang menjadi sorotan, tarif yang dikenakan ke mereka justru lebih rendah: Ekuador hanya 10%, India 26%, dan Vietnam 46%.

“Vietnam bahkan berpotensi mendapat kesepakatan dagang yang lebih menguntungkan setelah manuver diplomatik cepat antara Perdana Menteri mereka dan Presiden Trump,” ungkap Dani.

Selain tarif tinggi, industri udang Indonesia juga dibayang-bayangi persoalan dalam negeri. Isu tuduhan dumping dari AS serta penurunan produksi akibat penyakit udang masih menjadi hambatan besar.

Untuk jangka panjang, KNTI menekankan pentingnya hilirisasi dan penguatan industri pengolahan. “Kalau kita ingin bertahan dan tumbuh di pasar ekspor, industri perikanan kita harus bisa memberi nilai tambah. Ini juga akan membuka lapangan kerja yang lebih luas,” ujarnya.***

Previous Post

Garuda Indonesia Targetkan 100 Armada di 2025, Tetap Waspada Tekanan Rupiah

Next Post

Qatar Gandeng BTN, Suntik Investasi USD2 Miliar untuk Bangun 100.000 Rumah di Indonesia

Next Post
Qatar Gandeng BTN, Suntik Investasi USD2 Miliar untuk Bangun 100.000 Rumah di Indonesia

Qatar Gandeng BTN, Suntik Investasi USD2 Miliar untuk Bangun 100.000 Rumah di Indonesia

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.