KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

APBNP 2025 Berpotensi Disusun Ulang, Penerimaan Pajak Turun Tajam

by keprimobile
May 9, 2025
in berita-pilihan
0
APBNP 2025 Berpotensi Disusun Ulang, Penerimaan Pajak Turun Tajam
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Indonesia berpotensi akan melakukan penyesuaian terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2025 pada pertengahan tahun. Hal ini dipicu oleh merosotnya realisasi penerimaan pajak hingga April dan tingginya angka restitusi pajak.

Analis Fixed Income PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Karinska Salsabila Priyatno, menyebutkan bahwa terjadi pelebaran jarak antara penerimaan bruto dan restitusi pajak.

“Kondisi ini diperparah dengan lemahnya akurasi pelaporan pajak, yang tentu mengganggu perencanaan fiskal, terutama di tengah tekanan politik untuk meningkatkan rasio pajak saat pertumbuhan ekonomi justru melambat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Mei 2025.

Karinska mencatat, realisasi penerimaan pajak Indonesia hingga April 2025 baru mencapai 22,6% dari target yang ditetapkan dalam APBN. Jika tren ini berlanjut, kata dia, maka kemungkinan besar akan terjadi penyesuaian anggaran pada paruh kedua tahun ini.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat DPR, penerimaan pajak bersih mengalami penurunan tajam sebesar 27,73% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp451,1 triliun. Sementara itu, penerimaan bruto terkontraksi 14,6% dan angka restitusi melonjak hampir 60% YoY menjadi Rp176,4 triliun. Lonjakan ini terutama berasal dari sektor korporasi yang sedang tertekan, sehingga berdampak pada menyusutnya basis pajak negara.

“Lonjakan restitusi menandakan tekanan arus keluar dari sisi fiskal yang kian besar, dan menjadi tantangan serius bagi kesinambungan APBN,” ungkap Karinska.

Lebih lanjut, ia menyoroti soal transparansi data fiskal, karena data penerimaan April disampaikan dalam forum DPR, bukan melalui jalur resmi pemerintah. Kondisi ini memunculkan tanda tanya mengenai efektivitas sistem pemantauan real-time yang diharapkan mampu dijalankan melalui platform Coretax.

“Masih ada hambatan operasional dan kelembagaan yang menyulitkan akses publik terhadap data penerimaan harian, padahal sistem digitalisasi sudah seharusnya mempermudah,” tambahnya.

Di sisi lain, tekanan terhadap ekonomi nasional juga tercermin dari cadangan devisa Indonesia yang turun menjadi USD152,5 miliar per April 2025, dari USD157,1 miliar pada bulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring langkah agresif Bank Indonesia (BI) menstabilkan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS pasca libur Liberation Day.

Lewat intervensi pasar melalui DNDF dan rapat darurat Dewan Gubernur BI, rupiah berhasil ditarik kembali ke level Rp16.800. Namun, Karinska mengingatkan bahwa langkah itu menguras cadangan devisa hingga USD4,6 miliar hanya dalam satu bulan.***

Previous Post

Ustaz Adi Hidayat Paparkan 5 Amalan Khusus Hari Jumat, Ini Pesan Mendalamnya Bagi Umat Muslim

Next Post

Harga Emas Anjlok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Dagang dengan Inggris

Next Post
Harga Emas Anjlok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Dagang dengan Inggris

Harga Emas Anjlok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Dagang dengan Inggris

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.