KepriMobile.com
No Result
View All Result
Saturday, October 3, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

CBA Soroti Standar Kemiskinan BPS, Dinilai Tak Sesuai Realitas dan Rugikan Rakyat

by keprimobile
May 6, 2025
in Ekbis
0
CBA Soroti Standar Kemiskinan BPS, Dinilai Tak Sesuai Realitas dan Rugikan Rakyat
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Metode yang Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menghitung angka kemiskinan di Indonesia, dikritik oleh Direktur Center of Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi.

Menurutnya, standar garis kemiskinan yang digunakan BPS tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan dan sudah tidak relevan dengan situasi ekonomi saat ini.

BPS saat ini menggunakan standar garis kemiskinan sebesar Rp595.242 per orang per bulan, atau sekitar Rp20 ribu per hari. Namun, bagi Uchok, angka ini jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar masyarakat, terutama di tengah melonjaknya harga-harga barang pokok.

“Kalau saya lebih percaya data Bank Dunia, lebih masuk akal. Masak hanya Rp595 ribu per bulan? Sekarang harga-harga semua naik, logikanya tidak masuk,” ujarnya di Jakarta, dilansir dari inilah.com, Selasa, 6 Mei 2025.

Menurutnya, penggunaan angka yang terlalu rendah oleh BPS mungkin disengaja agar jumlah penduduk miskin tampak lebih kecil. Dengan begitu, citra pemerintah tetap terlihat baik. Namun, langkah semacam itu sangat berisiko, karena dapat menyesatkan dalam proses perumusan kebijakan pengentasan kemiskinan.

“Kalau data dasarnya salah, maka kebijakannya juga pasti keliru. BPS seolah tidak punya empati. Mereka seharusnya belajar jadi rakyat miskin dulu sebelum menentukan standar kemiskinan,” ujarnya.

Menanggapi kritikan itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, perbedaan data tersebut — dengan menjelaskan bahwa metodologi dan tujuan penghitungan antara BPS dan Bank Dunia — memang berbeda, sehingga tak seharusnya diperdebatkan secara emosional.

“Perbedaan angka ini muncul karena perbedaan standar garis kemiskinan dan tujuan penghitungan. Keduanya tidak saling bertentangan,” ujar Amalia.

Sebagai perbandingan, Bank Dunia menghitung bahwa pada 2024, sekitar 60,3% penduduk Indonesia atau sekitar 171,8 juta jiwa berada di bawah garis kemiskinan global.

Perhitungan itu didasarkan pada standar paritas daya beli (PPP) sebesar US$6,85 per hari untuk negara berpenghasilan menengah ke atas, seperti Indonesia, yang GNI per kapitanya telah mencapai US$4.870 pada 2023.

Dengan kurs PPP Indonesia sebesar Rp5.993,03 per dolar, maka garis kemiskinan menurut Bank Dunia mencapai Rp41.052 per hari per orang — lebih dari dua kali lipat standar BPS. Sementara data resmi BPS menyebut angka kemiskinan Indonesia hanya 8,57% atau 24,06 juta jiwa per September 2024.***

Previous Post

BTN Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Karyawan Industri Media

Next Post

Manfaat Luar Biasa Bayam Merah untuk Kesehatan Anda

Next Post
Manfaat Luar Biasa Bayam Merah untuk Kesehatan Anda

Manfaat Luar Biasa Bayam Merah untuk Kesehatan Anda

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.