KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Risalah Kematian: Saat Kematian Menjadi Jalan Pulang

by keprimobile
October 20, 2025
in Islampedia
0
Risalah Kematian: Saat Kematian Menjadi Jalan Pulang

Keranda mayat (Foto: Ilustrasi/Net)

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: H. Derajat | Ketua Pasulukan Loka Gandasasmita


KEMATIAN adalah peristiwa yang pasti datang dan tidak seorang pun mampu menghindarinya. Ia menjadi misteri yang menimbulkan berbagai tafsir: sebagian orang takut menghadapinya, sementara sebagian lainnya menantikan dengan penuh kerinduan — sebab di sanalah perjumpaan sejati dengan Sang Kekasih Abadi.

Guru agung para pencinta Ilahi, Syekh Jalaluddin Rumi (1207–1273 M), pernah berkata:

“Mengetahui bahwa Engkaulah yang mengambil kehidupan, kematian menjadi sangat manis. Selama aku bersama-Mu, kematian bahkan lebih manis dibandingkan kehidupan itu sendiri.”

Kematian: Antara Ketakutan dan Kerinduan

Bagi kebanyakan manusia, kematian dipandang sebagai akhir yang menyedihkan — penuh tangisan, kehilangan, dan rasa takut. Namun, bagi para pecinta Tuhan, kematian justru adalah pintu menuju pertemuan, jembatan antara yang mencintai dengan yang dicintai.

Rumi menggambarkan kematian sebagai perayaan cinta. Dalam Fihi Ma Fihi, beliau menuturkan bagaimana di malam terakhir hidupnya, ia masih bersenandung lembut menulis syair penuh rindu:

“Di malam sebelumnya aku bermimpi. Melihat seorang syekh di pelataran rindu. Ia menudingkan tangannya padaku dan berkata: ‘Bersiaplah untuk bertemu denganku.’”

Ketika demam parah menimpa Rumi, tak tampak sedikit pun ketakutan di wajahnya. Justru ia menampakkan kebahagiaan dan melarang sahabat-sahabatnya bersedih atas kepergiannya. Ia tahu, kematian bukanlah perpisahan — melainkan pertemuan.

Kematian Sebagai Perayaan Cinta

Dalam salah satu syairnya yang terkenal, When I Die, Rumi menulis:

“Ketika kau melihat jenazahku diusung, jangan menangis karena kepergianku. Aku tidak pergi — aku telah sampai pada Cinta Yang Abadi.”

“Ketika engkau meninggalkanku di kuburan, jangan ucapkan selamat tinggal. Kuburan hanyalah tirai menuju Surga di baliknya.”

“Ketika matahari terbenam, itu tampak seperti akhir. Padahal sejatinya, itu adalah fajar baru.”

Rumi menegaskan bahwa kematian bukanlah kegelapan, melainkan awal dari cahaya. Ia seperti benih yang jatuh ke bumi untuk kemudian tumbuh menjadi kehidupan baru. Ruh manusia tidak hilang — ia hanya berpindah dari satu ruang kesadaran ke ruang yang lebih tinggi.

Dua Jenis Kematian: Alami dan Mistikal

Dalam pandangan para sufi, kematian memiliki dua dimensi:

1. Mati Idhtirari (Mati Alami)

Kematian fisik yang pasti dialami semua makhluk. Ia adalah perpindahan alam — dari dunia menuju barzakh dan seterusnya ke kehidupan abadi: surga atau neraka.

2. Mati Ikhtiyari (Mati Mistikal)

Inilah yang disebut “mati sebelum mati”, yaitu kematian spiritual yang dicapai melalui perjalanan batin. Seseorang “mati” dari hawa nafsunya, dari ego, dan dari segala keterikatan dunia. Ia hidup hanya untuk Allah semata.

Dalam Thariqah Naqsyabandiyah, para sufi membagi kematian mistikal ini dalam beberapa tingkatan:

Mati Thabi’i: Jiwa mulai mendengar panggilan Allah dari dalam dirinya.

Mati Ma’nawi: Hati menyaksikan kalimat Lailahaillallah sebagai realitas tunggal.

Mati Shuri: Pandangan dan pendengaran duniawi lenyap, hanya nur Ilahi yang tersisa.

Mati Hissi: Kesadaran total bahwa “tiada yang ada kecuali Allah.”

Kesimpulan: Kematian Adalah Keindahan

Kematian, dalam pandangan para sufi, bukan akhir, melainkan puncak perjalanan cinta. Ia bukan kegelapan, melainkan fajar yang menyinari ruh menuju keabadian.

Bila hidup adalah perjalanan untuk mengenal-Nya, maka kematian adalah saat untuk kembali dalam pelukan-Nya. Seperti Rumi menulis:

“Jangan menangis untukku, karena saat itulah aku terbang ke surga cintaku.”

Maka, sahabatku, tidak ada yang perlu dirisaukan dari kematian, sebab di sanalah kita

akhirnya akan bertemu — dengan Dia yang selama ini kita cintai.***

Tags: Islampedia
Previous Post

Tips Memilih Smartwatch agar Tidak Salah Beli, Cocok untuk Pemula

Next Post

Kenapa Usia 30 ke Atas Sering Sakit Pinggang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Next Post
Kenapa Usia 30 ke Atas Sering Sakit Pinggang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Usia 30 ke Atas Sering Sakit Pinggang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.