KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Kasus Kopilot Bawa 26 Kg Narkoba ke RI Terbongkar, Polisi Malaysia Kejar Pemasok

by keprimobile
August 5, 2026
in Internasional
0
Kasus Kopilot Bawa 26 Kg Narkoba ke RI Terbongkar, Polisi Malaysia Kejar Pemasok
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polisi Malaysia mengungkap perkembangan mengejutkan dalam kasus penyelundupan narkoba yang melibatkan kopilot Malaysia Airlines ke Indonesia. Aparat Malaysia telah mengidentifikasi sosok yang diduga memasok narkoba untuk dibawa ke Jakarta.

Terduga pemasok tersebut disebut merupakan staf yang terlibat dalam pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Polisi Malaysia kini bersiap memanggil orang tersebut untuk menjalani pemeriksaan dan tidak menutup kemungkinan melakukan penangkapan.

Pengungkapan ini menjadi babak baru dalam penyidikan kasus kopilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena diduga membawa narkoba dalam jumlah besar.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (NCID) Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengatakan penyidik telah mengetahui identitas individu yang diduga memasok narkoba tersebut.

Orang yang dimaksud diduga merupakan salah satu staf yang bekerja dalam pemeriksaan keamanan di KLIA. Polisi Malaysia menyatakan akan memanggilnya untuk diperiksa dan dapat melakukan penangkapan apabila bukti yang ditemukan mengarah pada keterlibatan pidana.

Penyidik kini tidak hanya mengejar pihak yang membawa narkoba ke Indonesia, tetapi juga berusaha membongkar bagaimana barang terlarang tersebut bisa melewati sejumlah tahapan keamanan bandara.

Kasus ini pun berpotensi menyeret lebih banyak pihak apabila penyidikan menemukan adanya jaringan yang bekerja secara terorganisasi.

Hasil penyelidikan awal polisi Malaysia mengungkap bahwa narkoba yang kemudian dibawa ke Indonesia diduga diperoleh di sebuah apartemen di kawasan Ampang.

Setelah mendapatkan barang tersebut, tersangka yang diduga sebagai pemasok diketahui sempat datang ke KLIA pada pagi hari.

Menurut keterangan polisi, individu tersebut melakukan proses check-in untuk bagasi yang disebut berisi narkoba. Setelah itu, dia meninggalkan kawasan KLIA dan terbang menuju Kota Kinabalu.

Yang membuat kasus ini semakin menarik perhatian, orang tersebut kemudian kembali ke Kuala Lumpur sebelum akhirnya melakukan perjalanan ke Jakarta dengan membawa bagasi tersebut.

Rangkaian perjalanan tersebut kini menjadi bagian penting yang ditelusuri penyidik untuk mengetahui bagaimana narkoba dapat masuk ke dalam alur penerbangan internasional.

Kasus ini mencuat setelah seorang kopilot Malaysia Airlines berusia 39 tahun, Mohd Saufi bin Othman, diamankan aparat Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Saufi diduga membawa narkoba dengan total berat sekitar 26 kilogram, yang terdiri dari ekstasi dan sabu. Barang tersebut terdeteksi saat petugas melakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-ray.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, sebelumnya mengatakan Saufi terlihat tenang ketika menjalani pemeriksaan.

Ketenangan tersebut justru menjadi salah satu hal yang diperhatikan petugas sebelum akhirnya barang bawaan yang diduga berisi narkotika ditemukan.

Penangkapan di Jakarta kemudian membuka penyelidikan lintas negara karena asal-usul narkoba diduga berkaitan dengan jaringan yang beroperasi di Malaysia.

Penyidikan kasus ini tidak hanya dilakukan di Malaysia.

Polisi Malaysia disebut masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan berencana mengirimkan petugas ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan terkait kasus tersebut.

Kerja sama kedua negara menjadi penting untuk mengungkap keseluruhan jaringan, mulai dari sumber narkoba, pihak yang menyediakan, proses pengiriman, hingga siapa saja yang berperan dalam membawa barang tersebut ke Indonesia.

Dengan ditemukannya dugaan keterlibatan staf keamanan bandara, penyidikan juga berpotensi mengarah pada pemeriksaan sistem keamanan di KLIA.

Kasus kopilot Malaysia Airlines ini menunjukkan bahwa penyelundupan narkoba melalui jalur penerbangan dapat melibatkan jaringan yang memanfaatkan berbagai celah dalam sistem perjalanan udara.

Polisi Malaysia kini berupaya mengurai peran setiap individu yang diduga terlibat. Fokus penyelidikan tidak berhenti pada kopilot yang ditangkap di Indonesia, tetapi juga mengarah kepada pemasok dan pihak yang diduga membantu pergerakan narkoba dari Malaysia menuju Jakarta.

Perkembangan kasus tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut peredaran narkoba lintas negara serta dugaan keterlibatan orang yang memiliki akses ke area keamanan bandara.

Sementara itu, proses hukum terhadap kopilot yang ditangkap di Indonesia tetap berjalan. Polisi Malaysia dan Indonesia masih berupaya mencocokkan informasi untuk memastikan bagaimana jaringan tersebut beroperasi.

Jika dugaan keterlibatan staf KLIA terbukti, kasus ini bukan lagi sekadar perkara seorang awak pesawat yang membawa narkoba, melainkan dapat berkembang menjadi pengungkapan jaringan penyelundupan narkotika internasional yang memanfaatkan jalur penerbangan Malaysia-Indonesia.

Previous Post

Kurs Rupiah Melemah, Yen Tetap Bertahan di Tengah Gejolak Pasar

Next Post

Promo Merdeka Suzuki Grand Vitara Hybrid Hadir Sepanjang Agustus 2026

Next Post
Promo Merdeka Suzuki Grand Vitara Hybrid Hadir Sepanjang Agustus 2026

Promo Merdeka Suzuki Grand Vitara Hybrid Hadir Sepanjang Agustus 2026

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.