KepriMobile.com
No Result
View All Result
Thursday, October 1, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 8 Bandara Ditutup Termasuk Soetta dan Halim

by keprimobile
September 7, 2026
in Ekbis
0
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 8 Bandara Ditutup Termasuk Soetta dan Halim
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali berdampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Sebaran abu vulkanik membuat delapan bandara harus menghentikan sementara operasionalnya, termasuk Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Kementerian Perhubungan memperpanjang penutupan sementara sejumlah bandara terdampak demi memastikan keselamatan penerbangan. Sebelumnya, penutupan dijadwalkan berlangsung hingga Senin (7/9/2026) pagi.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan penutupan di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma kembali diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026 akibat kondisi ruang udara yang masih terdampak abu vulkanik.

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Abu vulkanik yang masuk ke mesin pesawat berpotensi mengganggu kinerja mesin serta sistem penerbangan.

Pemerintah bersama pihak terkait terus memantau pergerakan abu vulkanik dan kondisi atmosfer sebelum menentukan apakah bandara yang ditutup sudah aman untuk kembali melayani penerbangan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan keselamatan menjadi pertimbangan utama pemerintah. Kondisi atmosfer yang dinamis membuat arah angin pada berbagai lapisan ketinggian dapat berubah dengan cepat.

Karena itu, pemerintah belum dapat memastikan secara pasti kapan seluruh bandara terdampak bisa kembali beroperasi normal.

Ini 8 Bandara yang Terdampak

Pada tahap awal, terdapat delapan bandara yang mengalami penutupan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Bandara tersebut meliputi:

  1. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
  3. Bandara Radin Inten II, Lampung
  4. Bandara Husein Sastranegara, Bandung
  5. Bandara Budiarto, Curug, Tangerang
  6. Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan
  7. Bandara Taufik Kiemas, Pesisir Barat, Lampung
  8. Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan

Penutupan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari risiko terhadap penerbangan yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik.

Ribuan Penerbangan dan Penumpang Terdampak

Dampak penutupan bandara tidak kecil. Berdasarkan laporan sebelumnya, gangguan akibat penutupan delapan bandara tersebut telah berdampak terhadap sekitar 1.558 penerbangan dan 170.000 penumpang.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap jadwal penerbangan. Penumpang yang seharusnya melakukan perjalanan dari atau menuju bandara terdampak harus menghadapi penundaan, pembatalan, maupun perubahan jadwal.

Sejumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta juga sebelumnya mengalami gangguan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah Lakukan Pemantauan Berkala

Untuk memastikan kondisi abu vulkanik, Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan secara berkala di bandara terdampak.

Salah satu metode yang digunakan adalah paper test setiap 30 menit untuk melihat perkembangan penyebaran abu, apakah semakin meluas atau mulai berkurang.

Apabila bandara nantinya dinyatakan aman untuk dibuka kembali, pesawat yang akan beroperasi juga harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu.

Hal tersebut penting untuk memastikan tidak ada sisa abu vulkanik yang berpotensi mengganggu mesin maupun komponen penting pesawat.

Penutupan Bisa Berubah Sewaktu-waktu

Dengan kondisi Gunung Anak Krakatau yang masih menjadi perhatian, status operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca, arah angin, dan konsentrasi abu vulkanik di ruang udara.

Pemerintah menegaskan bahwa pembukaan kembali bandara tidak hanya bergantung pada berakhirnya erupsi, tetapi juga pada hasil pemantauan kondisi ruang udara dan tingkat keamanan penerbangan.

Bagi calon penumpang, kondisi ini membuat pengecekan status penerbangan menjadi semakin penting sebelum menuju bandara.

Erupsi Gunung Anak Krakatau bukan hanya berdampak pada aktivitas vulkanik di sekitar Selat Sunda, tetapi juga telah mengganggu mobilitas udara di sejumlah wilayah. Dengan keselamatan penerbangan menjadi prioritas, operasional bandara akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman oleh otoritas terkait.

Previous Post

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

Next Post

Chatbot AI Bisa Terlihat Seperti Kena Mental, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Next Post
Chatbot AI Bisa Terlihat Seperti Kena Mental, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Chatbot AI Bisa Terlihat Seperti Kena Mental, Ini yang Sebenarnya Terjadi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.