KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Profesor Ini Ungkap di Indonesia Ada ‘Tanaman Penghasil Emas’

by keprimobile
May 12, 2024
in Berita
0
Profesor Ini Ungkap di Indonesia Ada ‘Tanaman Penghasil Emas’
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Prof. Hamim, seorang Pakar Biologi Tumbuhan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), sangat yakin bahwa beberapa tumbuhan endemik Indonesia mampu menghasilkan logam mulia, termasuk emas, katanya dalam Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap IPB, beberapa waktu lalu. “Logam mulia, dapat diekstraksi dari tanaman yang mampu menyerap logam berat,” tuturnya.

Logam berat merupakan komponen yang tahan terhadap terdegradasi. Dia bisa bertahan di tanah bahkan selama ratusan tahun. Dia menyebut itu adalah tanaman hiperakumulator—yang mampu menyerap logam berat dalam jumlah besar di jaringannya—menjadi kunci dalam proses fitoremediasi dan fitomining.

Dia menjelaskan, jenis tanaman hiperakumulator selama ini dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan. Karena cara kerjanya sangat efektif untuk kegiatan itu. Namun hiperakumulator juga bisa digunakan untuk mengekstraksi logam-logam berharga, seperti nikel, perak, emas, platina, dan thallium dalam kegiatan yang dikenal sebagai phytomining.

Guru Besar Tetap di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University itu menjelaskan, Indonesia, dengan daratan ultrabasa terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan penggunaan tanaman hiperakumulator. Namun, Prof. Hamim menilai bahwa potensi ini belum tergarap sepenuhnya, “…dan memerlukan perhatian lebih lanjut dari berbagai pihak.”

Contohnya, penelitian di sekitar tailing dam tambang emas PT Antam UBPE Pongkor, menunjukkan bahwa tanaman bayam-bayaman memiliki kemampuan akumulasi emas tertinggi, meski dengan biomassa yang rendah. Tanaman lembang juga diidentifikasi dapat menghasilkan emas dalam jumlah tertentu per hektar, memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Dalam eksperimennya, Prof. Hamim menyoroti bahwa penggunaan dark septate endofit dan jamur mikoriza dapat membantu tanaman beradaptasi dengan lingkungan tercemar logam berat, mendukung program fitoremediasi. Selain itu, penggunaan amonium tiosianat sebagai ligan pelarut emas juga dianggap potensial untuk meningkatkan serapan emas oleh tanaman, menjadikannya pilihan yang baik untuk program phytomining di lokasi tailing tambang emas.

“Potensi tanaman hiperakumulator ini menjadi peluang berharga untuk mengatasi dampak lingkungan dan ekonomi, membutuhkan sinergi antara penelitian lebih lanjut dan perhatian dari berbagai pihak terkait,” katanya.

Tanaman hiperakumulator merupakan tanaman yang digunakan dalam penerapan teknik fitoremediasi dimana memiliki kemampuan mengakumulasi zat kontaminan di bagian akar, batang maupun daun. Tidak semua jenis tanaman penyerap kontaminan dapat dikatakan sebagai tanaman hiperakumulator (e-journal.unmas.ac,id:).

Setidaknya ada 3 jenis tanaman hiperakumulator yang umum dikenal, yakni akar wangi (Vetiveria zizanioides), lidah mertua (Sansevieria trifasciata) dan eceng gondok (Eichhornia crassipes) termasuk kedalam jenis tanaman hiperakumulator.

Previous Post

Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

Next Post

Tahukah Kamu, Saffron Ternyata Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Next Post
Tahukah Kamu, Saffron Ternyata Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Tahukah Kamu, Saffron Ternyata Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.