KepriMobile.com
No Result
View All Result
Sunday, October 4, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

LPA Riau Beberkan Beberapa Keganjilan di Panti Asuhan

by keprimobile
January 27, 2017
in News
0
LPA Riau Beberkan Beberapa Keganjilan di Panti Asuhan
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM (KMC), PEKANBARU – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Riau membeberkan beberapa keganjilan di Panti Asuhan Tunas Bangsa yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Keganjilan ini ditemukan tim dari LPA Riau yang sempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sana, Kamis kemarin. Berikut beberapa diantaranya yang dibeberkan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Riau, Ester:1. Anak panti asuhan rata-rata berusia dua hingga 10 tahun. Menurut Ester, panti asuhan ini hanya ada anak usia dua sampai 10 tahun. Jumlah mereka sekitar 17 orang, di mana 10 perempuan dan tujuh lainnya anak laki-laki.Usut punya usut, diketahui kalau panti tersebut sudah ada sejak 10 tahun. “Katanya sudah 10 tahun, tapi anak-anak di sana kok masih kecil-kecil. Kakak-kakaknya nggak ada, ke mana mereka,” kata dia

“Ini perlu dipertanyakan dan akan kita telusuri. Kita berpraduga bisa saja terjadi human trafficking, atau eksploitasi anak untuk kepentingan lainnya. Info warga, ada anak-anak sekitar dibawa lalu dibilang anak panti, tapi nggak tau dibawa ke mana,” sebutnya.”Biasanya di panti asuhan, dihuni oleh anak yang usianya bervariasi (berjenjang). Kalau sudah 10 tahun, otomatis ada anak yang sudah remaja. Ini kemarin kita kesana tidak ada menjumpai seorang pun. Kok bisa,” sebutnya.2. Keterangan pengelola berbeda dengan RT setempat. Ini juga jadi pertanyaan serius dari LPA Riau. Ester mengaku sudah berkoordinasi dengan Pak Idang, selaku pengelola Panti Asuhan Tunas Bangsa. Namun keterangan yang ia beri berbeda dengan RT.

Dari mulai jumlah anak, itu awalnya simpang siur dan beda-beda. Lalu soal jumlah pengasuh panti, Pak Idang bilang ada lima orang, namun kata RT setempat cuma ada dia dan istrinya. Ketidaklayakan Panti Asuhan. Ini yang menjadi keprihatinan pihak LPA Riau. Ketika ke sana kemarin, Ester mendapati ‘pemandangan’ yang membuatnya tak percaya, di mana kondisi panti sangat tidak layak.”Tempat mandi, toilet, tempat tidur dan dapurnya sangat tidak baik. Belum lagi yang lain-lain. Kita tidak tahu apakah anak-anak ini kurang gizi atau tidak. Kalau seperti itu kondisi (Panti) harusnya ditutup, karena tidak layak,” sesal dia.4. Meninggal dunianya bayi usia 18 bulan. Ini lah yang sampai sekarang masih menjadi tanda tanya besar. Kepolisian Resor (Polresta) Pekanbaru pun sedang melakukan penyelidikan pasca meninggalnya bayi ini, sebab ada beberapa kejanggalan ditemukan dari tubuhnya.”Kita sudah bentuk tim, rencana awal kita mungkin melakukan otopsi, bisa saja makam bayi ini kita gali lagi. Secara medik kita belum tahu penyebab kematiannya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto.Bimo  di Mapolresta Pekanbaru mengungkapkan, jajarannya sedang menyelidiki terkait kematian bayi 18 bulan itu. “Kita selidiki siapa yang bertanggung jawab atas kematiannya,” singkatnya.(GORIAU.COM)

Previous Post

Ajukan Banding Atas Hukuman Sekretaris dan Tiga Staf DKPP Rohil

Next Post

Sampaikan Salam Imlek

Next Post
Sampaikan Salam Imlek

Sampaikan Salam Imlek

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.