EKONOMIPOS.COM (EPC),JAKARTA – Stasiun televisi asal Korea Selatan, KBS World menghentikan penayangan melalui perusahaan televisi berbayar Indovision lantaran berakhirnya masa perjanjian channel distribution.
Dalam keterangan yang disampaikan KBS World dalam akun media sosial resminya, perjanjian distribusi tayangan KBS World dengan perusahaan televisi berbayar milik taipan Hary Tanoesoedibjo itu jatuh tempo pada 31 Juli 2016.
“Kedua pihak sedang melakukan negosiasi pembaruan kontrak sejak Mei, namun belum mencapai kesepakatan,” tulis manajemen KBS World dalam pesan di media sosial Instagram yang ditujukan kepada pemirsa di Indonesia, Senin (1/8/2016).
KBS World akan memberikan pemberitahuan apabila ada perubahan atau keputusan final terkait pembaruan kontrak secepatnya.
PT MNC Sky Vision Tbk. yang menggawangi televisi berbayar merek Indovision membukukan pendapatan Rp1,54 triliun pada semester I/2016. Capaian tersebut menyusut 3,42% dibandingkan semester I/2015 yang tercatat Rp1,6 triliun.
Kendati demikian emiten bersandi MSKY ini membukukan laba bersih Rp87,29 miliar seiring perolehan untung selisih kurs Rp180,23 miliar. Padahal, pada semester I/2015, MSKY mengantongi rugi bersih sebesar Rp391,91 miliar.
(bisnis)
Related Posts

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

Lebaran 2026 Tanpa Beli Baju Baru, Ini Cara Mix and Match Outfit Lama agar Tetap Stylish



No Responses