KEPRIMOBILE – Pelaksaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat se Kota Pekanbaru berjalan lancar meskipun sebagian guru mengadakan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Pekanbaru, hari ini Senin 8 April 2019.
salah satunya di SMPN 33 Pekanbaru, pelaksanaan USBN masih berjalan sesuai jadwal seharusnya. Siswa-siswi mengikuti USBN sejak pagi hari.
Kepala SMPN 33 Pekanbaru, Wijayanti Sriutari, menuturkan kekosongan beberapa guru sertifikasi yang mengikuti aksi unjuk rasa bisa diisi oleh guru honorer.
“USBN hari pertama terlaksana dengan baik, karena disini banyak guru honor. Namun begitu, saya juga berharap kepada guru ANS yang sertifikasi tetap bisa melaksanakan tugas dengan baik,”4 ujarnya.
Seperti yang diketahui, hari ini ribuan guru sertifikasi SD dan SMP Kota Pekanbaru kembali menggelar aksi unjuk rasa terkait Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 7 Tahun 2019. Dimana disebutkan guru sertifikasi tidak lagi menerima tunjangan TPP.
Jika dihitung, aksi unjuk rasa ini merupakan yang ke tujuh kalinya digelar guru sertifikasi. Hal ini terjadi karena hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru enggan memenuhi permintaan guru sertifikasi guna merevisi Perwako Nomor 7 Tahun 2019.(detikcom)
Related Posts

Mulai 1 April, 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Sementara

Wacana WFH Masih Digodok, Pemerintah Tunggu Keputusan Presiden Sebelum Diumumkan

Catat! 18 Maret Jadi Hari Terpadat Mudik Lebaran 2026, Arus Balik Memuncak 25 Maret

Lebaran 2026: Mendagri Minta Kepala Daerah “Jangan Mudik”, Wajib Siaga di Wilayah

BMKG Peringatkan Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai Masyarakat



No Responses