KEPRIMOBILE– Jakarta Sempat terbesit dalam pikiran, uang Rp 100 ribu kira-kira bisa dapat apa ya? Kamu bisa nyalon, beli baju, sepatu, sampai keperluan rumah. namun, bagaimana kalau Rp 400 perak? Kira-kira kamu bakal dapat apa?
Kalau dibandingkan, jika kamu punya Rp 500 perak, kamu bisa membeli permen 3 buah. Kalau Rp 400 perak? 2 buah? Yap, mungin zaman sekarang, nilai uang itu tidak ada artinya. Namun, kalau dilihat, 20 tahun lalu, mungkin Rp 400 perak mempunyai nilai seperti uang Rp 100 ribu.
Tapi apakah benar uang Rp 400 itu saat ini tidak ada nilainya? Bagaimana jika dengan nilai uang Rp 400 perak kamu bisa mencuci? Percaya?
Tak hanya mencuci, dengan nilai uang segitu, sudah termasuk biaya listrik serta air detergen. Yap, hal itu hanya bisa jika kamu mencuci dengan Primadona Samba dari Polytron. Pasalnya, dengan mesin cuci Primadona Samba mampu menghemat listrik hingga 30 persen.
Perlu diketahui, Primadona Samba menyematkan teknologi magic gear yang mampu menghasilkan tenaga putaran maksimal sehingga lebih hemat listrik.
Tak hanya hemat listrik, Primadona Samba juga mampu mencuci dengan sempurna 100% membersihkan kotoran pada cucian. Hal itu dikarenakan mesin cuci itu memiliki pulsator putaran yang lebih kuat sehingga hasil cucian tetap bersih. Selain itu, mesin cuci itu mampu menampung pakaian lebih banyak karena tabungnya besar.
Primadona Samba juga dilengkapi dengan water selector mencuci jadi lebih praktis dan hasil cuci bersih sempurna.
Belum selesai sampai di situ, mesin cuci Primadona Samba memberikan garansi 3 tahun untuk motor dan komponen lainnya. Dengan menggunakan mesin cuci Primadona Samba, hanya Rp 400/kg (termasuk biaya listrik, air detergen). Mencuci jadi hemat sehingga sisanya bisa buat belanja, deh.(Liputan6)
Related Posts

Bukan Salah Produk, Ini Cara Makeup yang Bikin Wajah Kurang Segar

Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Rasa Waswas, Begini Cara Jaga Kolesterol

Cara Tepat Memberikan Edukasi Seks pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Tahu Batas dan Metodenya

Perlukah Uang Baru untuk THR Lebaran? Ini Makna, Tradisi, dan Pertimbangannya

Menikah Tapi Berjauhan: Fenomena Long Distance Marriage yang Kian Marak di Era Modern



No Responses