Ini 15 Jenis Tanaman Hias yang Aman untuk Hewan Peliharaan

Ini 15 Jenis Tanaman Hias yang Aman untuk Hewan Peliharaan

KEPRIMOBILE.COM -Tanaman hias memang dapat mempercantik rumah, bahkan dapat meningkatkan mood ketika melihatnya. Dengan adanya tanaman hias, membuat dekorasi rumah pun semakin hidup. Bagi pemilik hewan peliharaan, ada kriteria khusus yang juga harus mempertimbangkan, yaitu keamanannya bagi “anak-anak”. Terkadang, hewan peliharaan memang memang sedikit jahil, mengunyah atau memakan tanaman yang ada. Namun, bahayanya, tak semua tanaman hias aman untuk dimakan atau dikunyah oleh hewan peliharaan. Tapi, Anda tidak perlu khawatir, karena tentu ada tanaman hias yang cantik dan tidak perlu khawatir untuk hewan kesayangan. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut 15 tanaman yang dapat Anda jadikan pilihan hias untuk dirawat di rumah:

1. African Violet Tanaman African Violet cukup digemari pula di Indonesia. Selain bunganya yang cantik, harganya pun terjangkau. Tanaman ini ada yang berwarna ungu dan merah muda. Perawatannya juga mudah. Anda hanya butuh untuk menjaga tanahnya cukup lembab, dan siramlah dengan membiarkannya menyerap udara melalui lubang drainase pot untuk menghindari kerusakan daun dan kelopak bunga.

2. Air Plant atau Tilandsia Seperti namanya Air Plant atau tanaman udara, tanaman ini memang tidak membutuhkan tanah untuh tumbuh. Tanaman ini juga tidak memerlukan perhatian khusus. Sebagian besar Tilandsia akan tetap lebih kecil dari 12 inci, dan tumbuh subur dalam cahaya terang dan tidak langsung. Selain itu, Anda tidak perlu menyiraminya setiap hari, cukup dengan merendam cepat dalam suasana seminggu sekali. Namun, kucing dan anjing sama-sama akan menganggap daunnya yang kurus seperti rumput cinta untuk dikunyah, jadi Anda dapat menjauhkannya dari jangkauan.

3. Tanaman Aluminium atau Pilea Tanaman hias Pilea ini juga tak asing pula di Indonesia. Daun tanamannya yang unik, menarik dan aman untuk hewan peliharaan. Tanaman ini lebih pendek dari 12 inci, tumbuh dengan baik dalam cahaya sedang hingga rendah. Dikarenakan tanaman ini dapat mentolerir redup cahaya, Anda bisa menumbuhkannya hampir di mana saja yang berada di luar jangkauan hewan peliharaan.

4. Kaktus Natal Kaktus Natal adalah tanaman tidak beracun untuk dijadikan tanaman hias di rumah, terutama untuk Anda yang memiliki hewan peliharaan kucing dan anjing yang memiliki rasa penasaran yang tinggi. Kaktus ini relatif pendek (di bawah 12 inci), tetapi dapat menyebar hingga dua kaki, dan tumbuh dengan baik dengan penyiraman teratur dan cahaya terang dan tidak langsung.

5. Beberapa varietas pakis Mengidentifikasi pakis bisa jadi sedikit rumit, karena ada beberapa tanaman dengan kata “pakis” di namanya yang sebenarnya bukan bagian dari keluarga pakis. Pakis sejati seperti Boston dan maidenhair adalah tanaman yang dijadikan sebagai tanaman dalam ruangan yang aman untuk hewan peliharaan. Waspadalah terhadap misnomers beracun seperti pakis asparagus, yang sebenarnya merupakan bagian dari keluarga lily.

6. Tanaman persahabatan Tanaman persahabatan (tanaman persahabatan) ini sangat mudah dalam hal perawatannya karena ia mentolerir cahaya sedang dan rendah, bagaimana menerapkan (tumbuh dengan baik di terarium), dan biasanya tidak tumbuh lebih tinggi dari 12 inci.

7. Beberapa tanaman herbal / rempah Tanaman rempah yang ditanam di pot dan di dalam ruangan adalah cara yang pas untuk memasak dengan tanaman hasil sendiri. Basil, sage, dan thyme adalah tanaman hias yang ramah hewan peliharaan. Tempatkan tumbuhan di jendela yang cerah yang mendapat setidaknya empat atau lima jam sinar matahari langsung setiap hari, dan udara di bagian atas tanah kering. Baca juga: Seduhan Herbal untuk Tingkatkan Kekebalan Tubuh

8. Tanaman merambat Biasanya tanaman hias ini tumbuh baik di keranjang gantung sehingga jauh dari jangkauan kucing atau anjing kesayangan. Gantunglah tanaman cantik di tempat yang terang dan tidak langsung, dan siramilah dengan udara setiap kali tanah mulai terasa kering.

9. Tanaman lipstik Tanaman unik ini memiliki bunga yang terlihat seperti tabung lipstik. Tanaman ini aman untuk kucing dan anjing. Tanaman yang berasal dari daerah tropis ini, tumbuh subur dalam cahaya terang dan suka berada di luar pada bulan-bulan yang hangat. Ini bisa tumbuh hingga 20 inci dan suka memiliki tanah yang lembab secara konsisten, jadi jangan lupa untuk menyiramnya.

10. Palem parlour Pemilik hewan peliharaan yang ingin menambahkan pohon kecil di dalam ruangan mungkin bisa memilih palem parlour sebagai pilihan yang tepat. Tanaman ini juga cocok untuk pemula dalam menanam dan merawat tumbuhan. Ia tumbuh paling baik dalam cahaya terang dan tidak langsung, tetapi juga mentolerir cahaya redup. Siramlah ketika bagian atas tanah kering.

11. Anggrek ngegat Anggrek ngengat tidak berbahaya bagi hewan peliharaan. Tetapi, satu hal yang harus diperhatikan media tanam anggrek ini, yang sering kali berasal dari serpihan kulit kayu, bisa berbahaya jika dikunyah anjing atau kucing.

12. Tanaman polka dot Tanaman Polka Dot ini begitu cantik dan pas untuk membuat terarium Anda terlihat sempurna. Tanaman ini memiliki warna-warna seperti merah muda atau putih. Tanaman ini dapat tumbuh hingga tiga kaki, tetapi biasanya tingginya tetap di bawah 12 inci dalam wadah. Tempatkan di tempat yang mendapat cahaya tidak langsung yang terang dan menjaga tanah tetap lembab. 13. Calathea Dengan ukuran enam hingga delapan inci, tanaman ini sangat ideal untuk tempat yang kecil seperti ditaruh di rak buku dan meja. Daunnya yang berwarna merah, krem, dan hijau meringkuk di malam hari, menyebabkan tanaman ini dikenal sebagai tanaman doa.

14. Spider plant Tanaman laba-laba atau spider plant sangat mudah untuk menumbuhkannya. Tanaman laba-laba tumbuh baik dalam cahaya terang dan tidak langsung, tetapi juga dapat mentolerir redup cahaya. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman, dan tanaman bisa tumbuh 12 inci dan lebar 24 inci, dan juga mudah untuk menghasilkan tanaman anakannya lagi.

15. Beberapa sukulen Banyak sukulen yang paling populer, termasuk ayam dan ayam, serta echeverias. Dikarenakan varietasnya banyak bahkan yang memiliki kemiripan yang tinggi, Anda perlu kehati-hatian dalam membelinya. Jade, misalnya, meski mirip dengan sukulen lainnya, sebenarnya berbahaya bagi hewan peliharaan. (kompas.com)

 

 

 

468x60

No Responses

Comments are closed.