KEPRIMOBILE.COM (KMC) , Cape Canaveral, Florida – SpaceX berencana meluncurkan dua penumpang yang membayar dalam perjalanan wisata ke sekitar bulan tahun depan menggunakan pesawat antariksa yang sedang dibangun untuk astronaut-astronaut Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan roket berat yang belum diterbangkan menurut pengumuman perusahaan peluncur.
Peluncuran penerbangan wisata pertama secara privat sampai melampaui orbit Stasiun Antariksa Internasional secara tentatif ditargetkan pada akhir tahun 2018, Pemimpin Eksekutif Space Exploration Technologies Elon Musk mengatakan kepada para reporter dalam telekonferensi.
Musk menolak mengidentifikasi pelanggan atau berapa banyak mereka membayar untuk terbang dalam misi sepekan, hanya mengatakan bahwa itu “bukan orang dari Hollywood.”
Dia juga mengatakan dua turis antariksa prospektif yang saling kenal satu sama lain itu sudah memberikan deposit dalam jumlah “substansial” dan akan menjalani “pelatihan ekstensif sebelum menjalankan misi.”
“Saya pikir ada pasar untuk satu atau dua per tahun untuk ini,” katanya, memperkirakan bahwa ongkos turis antariksa yang diminta SpaceX pada akhirnya bisa menyumbang 10 sampai 20 persen pendapatan perusahaan.
Rencana itu akan memfasilitasi perjalanan dua orang melintasi bulan, terbang sekitar 480.000 sampai 640.000 kilometer dari Bumi melewati bulan sebelum gravitasi menarik pesawat antariksa kembali ke atmosfer untuk pendaratan parasut. Lintasan itu akan serupa dengan jalur misi Apollo 8 NASA tahun 1968.
Musk juga mengatakan bahwa jika NASA memutuskan ingin menjadi yang pertama dalam barisan misi perlintasan ke bulan, badan antariksa itu akan mengambil prioritas.(ANTARANEWS.COM)
Related Posts

Palestina kecam Israel gunakan kelaparan sebagai senjata di Gaza

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

Unilever Pro-Israel, Pepsodent, Sunsilk, Royco, Hingga Bango Kena Boikot

Lagi – Lagi Kebohongan Zionis Israel Terungkap! 28 Helikopter Apache Israel Bunuh Tentara dan Warga Sipilnya

Amerika Kian Dalam Terlibat Pembunuhan Masal (Genosida) oleh israel di Gaza, Palestina



No Responses