KepriMobile.Com – Para ilmuawan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memberi konfirmasi perdana mereka terhadap adanya cairan air yang mengalir di permukaan Mars. Penemuan ini memicu spekulasi klasik tentang kemungkinan adanya kehidupan di planet merah itu.
“Ini sangatlah menarik, Kami masih belum bisa memberi jawaban terkait pertanyaan adakah kehidupan di luar Bumi, namun seiring ditemukannya air yang menjadi elemen penting kehidupan, saya berpikir ini adalah kesempatan yang besar di lokasi yang tepat melalui investigasi di Mars,” ujar James L. Green, Direktur bidang Ilmu Planet dari NASA, dalam konferensi persnya.

Hal ini tentu menggambarkan pergeseran dalam persepsi NASA sebelumnya, di mana secara resmi diucap berulang bila Mars adalah daerah berdebu, tandus, dan tidak dapat ditinggali.
Kini diketahui, Asosiasi administrasi bidang ilmu NASA, John M. Grunsfeld, telah membicarakan untuk pengiriman pesawat luar angkasa di tahun 2020an menuju satu daerah yang dimungkinkan dengan adanya percobaan langsung untuk melihat kehidupan.
(merdeka)
Related Posts

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

Larangan Vape Diperketat, Singapura Amankan Ribuan Rokok Elektronik Ilegal

Tragedi di Iran: 202 Anak dan 223 Perempuan Jadi Korban Serangan Udara

Babak Baru Iran: Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi, Dunia Soroti Suksesi Dinasti Politik



No Responses