KEPRIMOBILE.COM (KMC) , – Berapa kali Anda telah tertawa hari ini? Kemungkinan besar Anda melakukan ekspresi tersebut tanpa pikir panjang mengenai bagaimana dan mengapa tawa terjadi.
Namun, lebih dari sekadar suara maupun bentuk mulut, tertawa adalah sebuah misteri yang mendalam bagi dunia sains.
Menurut sains, tawa dapat dikategorikan menjadi berbagai macam tipe, mulai dari yang asli dan spontan, hingga disimulasi (tawa palsu), terstimulasi (misalnya karena tergelitik), dan dibuat (oleh obat-obatan).
Lynne A Barker, seorang pakar neurosains kognitif di Sheffield Hallam University berkata bahwa selain manusia, kelompok primata juga bisa tertawa.
“Hal ini (tertawa) kemungkinan besar adalah hasil evolusi yang membantu mereka untuk bertahan hidup,” tulisnya dalam The Conversation.
Melalui tawa, manusia dan primata dapat meningkatkan kedekatan satu sama lain, menghindari konflik, dan mengurangi stres.
Namun, semua manfaat tersebut hanya bisa didapatkan bila tawa dilakukan bersama-sama. Sebaliknya, tertawa sendiri memiliki konotasi yang buruk.(TRIBUNBATAM.COM)
Related Posts

Palestina kecam Israel gunakan kelaparan sebagai senjata di Gaza

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

Unilever Pro-Israel, Pepsodent, Sunsilk, Royco, Hingga Bango Kena Boikot

Lagi – Lagi Kebohongan Zionis Israel Terungkap! 28 Helikopter Apache Israel Bunuh Tentara dan Warga Sipilnya

Amerika Kian Dalam Terlibat Pembunuhan Masal (Genosida) oleh israel di Gaza, Palestina



No Responses