KEPRIMOBILE.COM (KMC) , BANDUNG-Partai Nasdem sebagai pengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak cukup memiliki keterwakilan kursi di DPRD Jawa Barat sebagai syarat pengajuan bakal calon gubernur pada Pilkada Jabar 2018 mendatang.
Berkoalisi dengan partai politik agar memenuhi syarat 20 kursi lebih menjadi salah satu opsi. Opsi lainnya adalah mendorong Ridwan Kamil maju lewat jalur independen.
Dewan Perwakilaan Wilayah (DPW) Partai Nasdem pun mengaku tidak keberatan jika Emil–sapaan karib Ridwan Kamil– memilih langkah tersebut.
“Kalau Kang Emil pilih independen, Nasdem akan terus support,” kata Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopha.
Syarat untuk maju sebagai calon independen dalam konstestasi Pilkada Jabar adalah mengumpulkan dukungan sebanya 6,5 persen dari jumlah DPT pemilu sebelumnya.
Jika pada Pilpres 2014 lalu di Jawa Barat terdata sekitar 33,4 juta pemilih, maka calon independen di Pilkada Jabar membutuhkan minimal dukungan sekitar 2.147.000.
Partai Nasdem secara tegas mengaku siap mengumpulkan 2,2 juta KTP jika memang ke depan Ridwan Kamil ingin maju sebagai calon independen.
“Kemungkinan-kemungkinan itu kita pikirkan juga. Kita akan bantu Kang Emil untuk mengumpulkan KTP,” ucapnya.
Di samping kemungkinan untuk maju melalui jalur independen, Partai Nasdem tetap memprioritaskan untuk berkoalisi dengan partai politik lain.(TRIBUNBATAM.COM)
Related Posts
Palestina kecam Israel gunakan kelaparan sebagai senjata di Gaza
Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot
Unilever Pro-Israel, Pepsodent, Sunsilk, Royco, Hingga Bango Kena Boikot
Lagi – Lagi Kebohongan Zionis Israel Terungkap! 28 Helikopter Apache Israel Bunuh Tentara dan Warga Sipilnya
Amerika Kian Dalam Terlibat Pembunuhan Masal (Genosida) oleh israel di Gaza, Palestina
No Responses