KepriMobile.com
No Result
View All Result
Friday, October 2, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

15 Asosiasi Pengusaha di Kepri Tolak FTZ jadi KEK Batam

by keprimobile
May 4, 2018
in Headline News, Kabar Kota, News
0
15 Asosiasi Pengusaha di Kepri Tolak FTZ jadi KEK Batam
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM – Dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum bagi dunia investasi di Batam, sebanyak 15 asosiasi pengusaha di Kepri menolak perubahan status Free Trade Zone (FTZ) Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam.

Sikap pengusaha tersebut tertuang dalam surat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri Nomor 39/KU/KADIN-KEPRI/IV/2018 perihal usulan dan tanggapan KEK Batam. Surat yang dikeluarkan pada 27 April 2018 ini ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Surat ini ditandatangani masing-masing ketua asosiasi pengusaha. Adapun 15 asosiasi pengusaha yang tergabung dalam penolakan KEK Batam ialah Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, REI Batam, INSA Batam, DPD Akklindo Kepri, Dekopinda Batam, BSOA, Gapeksindo, Asprindo, DPD Asita Kepri, Aexipindo, Organda Batam, Forppi, HIPPI, dan PHRI Batam.

Dilansir batampos, Ketua Kadin Kepri, Achmad Makruf Maulana belum mau banyak berkomentar terkait surat ini. “Saya dipanggil pak menteri ke Jakarta,” kata Makruf tanpa menjelaskan siapa menteri yang dimaksud.

Ketua Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Batam, Osman Hasyim mengatakan soal kepastian hukum berusaha menjadi alasan utama pengusaha menolak KEK Batam. “Jika berubah lagi, maka itu merupakan langkah mundur. Karena dapat menimbulkan kebingungan,” jelasnya.

Ia mengatakan sebaik-baiknya kebijakan haruslah memperkuat regulasi yang ada saat ini. “Kami ini belum mengetahui bagaimana nanti bentuk KEK sama sekali. Jika mengacu pada peraturan KEK, maka nanti akan berada dibawah gubernur. Tapi Batam itu kompleks sehingga harus punya badan baru,” ucapnya.

Osman menyarankan agar lebih FTZ diperkuat saja. Selain masa berlakunya selama 70 tahun, FTZ juga dianggap masih bisa menjadi tumpuan ekonomi Batam jika dibenahi lebih baik. “Lebih baik dipertahankan dan diperkuat lewat pemberian insentif,” ungkapnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam Jadi Rajagukguk mengatakan kebijakan apapun harus memiliki kepentingan yang jelas. “Ini menyangkut kepastian hukum berusaha. Mengapa diubah? Apa urgensinya?” tanyanya.

Dikatakannya, jika KEK diumpamakan seperti apa yang diungkapkan pemerintah pusat bahwa fasilitasnya lebih banyak, maka mengapa fasilitas tersebut tak dimasukkan ke FTZ saja. “Ya ditambah saja fasilitas FTZ itu, kan selesai,” jelasnya.

Menurutnya, bagi pengusaha, perubahan kebijakan yang sedinamis saat ini tidak mencerminkan kepastian berusaha di Batam. Ia sebut bagi pengusaha yang penting itu kepastian hukum dalam berusaha.

Sambungnya, sebuah kebijakan yang baik harus mempertimbangkan keinginan kedua belah pihak baik itu pengusaha maupun pemerintah. Kedua pihak harus bisa terakomodasi.

 

Dalam surat pernyataan itu, para pengusaha menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, pengusaha meminta agar Batam dikembalikan ke awal mula pembangunannya, yakni berada langsung dibawah Presiden dalam bentuk otorita dengan fasilitas KEK maritim menyeluruh. Dan jika tetap mengikuti pola yang ada saat ini, maka Batam harus tetap dalam sistem FTZ menyeluruh dengan penambahan insentif sesuai kebutuhan.

Kedua, jika pemerintah benar-benar tidak mau mundur dengan niatnya mengubah FTZ Batam menjadi KEK, maka jangan dilakukan secara tergesa-gesa. Penetapan KEK Batam dianggap sangat merugikan baik itu masyarakat maupun pengusaha yang berada diluar KEK enclave. Berdasarkan pengalaman yang ada, pengelolaan KEK sangat rumit dalam tata kelola kepabeanannya.

Ketiga, pengusaha minta agar Batam yang sejak awal merupakan tanah milik pemerintah diubah menjadi daerah bersifat umum lainnya di Indonesia yang baru diberi fasilitas KEK. (*)

 

Previous Post

TNI AU Hentikan Paksa Pesawat Asing yang Masuki Wilayah Udara Natuna

Next Post

Bank Riau Kepri Sabet 4 Award Dalam Ajang Top BUMD 2018

Next Post
Bank Riau Kepri Sabet 4 Award Dalam Ajang Top BUMD 2018

Bank Riau Kepri Sabet 4 Award Dalam Ajang Top BUMD 2018

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

Btn Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi untuk Masa Depan Sektor Perumahan

September 28, 2026
BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

BRK Syariah Perkuat Posisi BPD di Riau dan Kepri

September 28, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.