KepriMobile.com
No Result
View All Result
Saturday, October 3, 2026
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
KepriMobile.com
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner
No Result
View All Result
KepriMobile.com
No Result
View All Result

Erupsi Gunung Anak Krakatau Memasuki Fase Berbahaya

by keprimobile
December 28, 2018
in News
0
Erupsi  Gunung Anak Krakatau Memasuki Fase Berbahaya
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KEPRIMOBILE.COM – Erupsi Anak Krakatau disebut sebagai penyebab longsor bawah laut yang memicu gelombang tsunami yang menewaskan ratusan orang Sabtu lalu.

Gunung api ini sedang memasuki fase baru dan mematikan, kata seorang ahli vulkanologi asal California, Jess Phoenix, setelah ia melihat gambar-gambar erupsi dan menganalisis lini masa erupsi.

Gunung pendahulu Anak Krakatau ini memberikan perspektif untuk sejumlah peneliti.

Krakatau adalah stratovolkano (gunung berapi tinggi berupa lapisan-lapisan yang terdiri atas lapisan lava mengeras serta abu vulkanis) berbentuk kerucut yang nampak kokoh dan menjulang.

Uap air adalah fenomena yang wajar bagi gunung api yang tidak sedang mengalami erupsi. Hal itu disebabkan oleh air yang dipanaskan dalam tubuh gunung api meluap ke permukaan.

Skala itu mengukur material yang dimuntahkan oleh gunung api dan peningkatannya secara eksponensial. Skala skala ‘0’ atau ‘1’ juga ditemui pada erupsi gunung api di Hawaii, sementara skala 8 adalah skala bencana besar, seperti erupsi di Yellowstone 630.000 tahun yang lalu.

Tipe letusan seperti ini dapat berlangsung setiap hari selama bertahun-tahun tanpa menyebabkan letusan yang lebih besar.

Namun, jika magma yang masuk ke sistem semakin banyak, sangat mungkin gunung api akan mengalami erupsi dalam skala yang lebih besar.

Gunung AnakKrakatau mengeluarkan material pijar.

Pendar-pendar tersebut menunjukkan bahwa material yang keluar itu cukup panas. Beberapa waktu kemudian, pendar itu akan mendingin dan berubah menjadi warna hitam.

Material tesebut adalah magma pendingin yang dapat membentuk abu, fragmen-fragmen kecil lava yang disebut lapili dan objek-objek lebih besar yang disebut bom lava.

Semua material ini berbahaya untuk manusia. Bom lava dapat terbang sejauh ratusan meter dari puncak gunung api sebelum jatuh ke tanah.

Gunung itu berada di tengah lingkaran yang terdiri dari tiga pulau, yang menunjukkan perkiraan lokasi gunung Krakatau semula.

Erupsi pada tahun 1883 menyebabkan ambruknya struktur-struktur utama Gunung Krakatau. Gunung Anak Krakatau kemudian terbentuk dari area yang hancur saat ia menyeruak ke permukaan laut di tahun 1930.

Erupsi mengancam penerbangan dan kesehatan manusia, karena terdapat fragmen bebatuan yang bersifat merusak jika mengenai mesin atau dihirup oleh manusia.

Massa fragmen bebatuan itu juga dapat menyebabkan ambruknya bangunan-bangunan.(Detikcom)

Previous Post

Bupati Kampar Meninggal Dunia Di RSCM Jakarta

Next Post

Kisah Wanita Asal Pekanbaru Suka Ngopi Untuk Hilang Stress

Next Post
Kisah Wanita Asal Pekanbaru Suka Ngopi Untuk Hilang Stress

Kisah Wanita Asal Pekanbaru Suka Ngopi Untuk Hilang Stress

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

August 21, 2025
Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

Ubah Cara Pandang terhadap Jelantah, PDC Dorong Ekonomi Sirkular di Tiga Desa Rokan Hilir

July 31, 2026
HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

February 8, 2026
Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

Daun Bidara: Tanaman Herbal yang Kaya Antioksidan dan Antimikroba

November 28, 2025
Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

Perluas Layanan Kepada Nasabah, BRK Syariah Resmikan 2 Kantor di Kabupaten Siak

0
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau Bersama BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR Untuk Masjid Al Husni

0
Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

Kunker ke Karimun, Direksi BRK Syariah Lanjutkan Safari Ramadan Bersama Pemprov Kepri dan Berikan Bantuan CSR

0
Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat Taiwan, 3 Wilayah Kena

0
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

October 1, 2026
Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

PDC Tandai HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan, 100 Kantong Darah Terkumpul

October 1, 2026
SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

SIAP Impact Forum 2026, BTN Dorong Kemandirian dan Kesiapan Generasi Muda

September 29, 2026
KepriMobile.com

© 2026 KepriMobile.com.

  • Profil
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Seputar Kepri
    • Nasional
    • Internasional
  • Tekno
  • Otomotif
  • Headline News
  • ShowBiz
  • Lifestyle
  • Kuliner

© 2026 KepriMobile.com.